OJK Akan Telusuri Aset Milik Korban AirAsia QZ8501

Jum'at, 09 Januari 2015 - 19:09 WIB
OJK Akan Telusuri Aset...
OJK Akan Telusuri Aset Milik Korban AirAsia QZ8501
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjanji akan menelusuri aset-aset korban AirAsia QZ8501 yang meliputi saham, deposito, maupun aset keuangan lainnya.

‎"Untuk penelusuran aset keuangan sudah kita lakukan koordinasi. Koordinasi ini dilakukan dengan‎ teman-teman yang melakukan pengawasan perbankan dan pasar modal," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Firdaus Zaelani saat konferensi press di Menara Merdeka, Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Menurutnya, proses peneluru‎ran ini akan dikordinasikan dengan sejumlah pihak. Jika simpanan korban berbentuk saham, maka OJK akan berkordinasi dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) ‎untuk memperoleh data-data korban.

"Orang-orang yang berangkat memiliki investasi di saham akan coba cari di KSEI, data terkait usaha tersebut. Begitu pun dengan simpanan-simpanan deposit box," imbuh Firdaus.

Selain itu, kemungkinan para korban memiliki deposito yang sertifikatnya tidak diketahui.

"Jadi, kita akan berkordinasi dengan sektor perbankan, pasar modal dan asuransi, akan kita usahakan percepatan proses penyelesaian ini," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
19 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
31 menit yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
44 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
1 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
1 jam yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
1 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved