Peluang Penguatan IHSG Diprediksi Kian Menipis

Senin, 12 Januari 2015 - 08:18 WIB
Peluang Penguatan IHSG...
Peluang Penguatan IHSG Diprediksi Kian Menipis
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari diperkirakan masih memiliki peluang untuk menguat, namun aminusi penguatan kian menipis.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star masih bertahan di atas area middle bollinger band (MBB). MACD masih bergerak datar dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih mencoba bertahan dari pelemahan.

Mneurut dia, penguatan tipis yang terjadi sebelumnya memperlihatkan amunisi penguatan IHSG kian menipis. Apalagi volume beli mulai berkurang.

"Laju IHSG pun kurang lebih tidak akan jauh berbeda dengan sebelumnya dimana tampak variatif dan cenderung melemah jika aksi profit taking tersebut semakin besar," kata dia, Senin (12/1/2015).

Dia menyarankan pelaku pasar untuk tetap mewaspadai adanya potensi pembalikan arah di tengah harapan masih adanya peluang kenaikan.

Reza memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.188-5.200 dan resisten 5.225-5.245. Laju IHSG sebelumnya mampu melampaui area target resisten 5.225-5.238 dan juga mampu bertahan di atas target support 5.191-5.200.

Pada akhir pekan lalu, laju IHSG dapat tetap menampati zona hijaunya. Sebelumnya diperkirakan bahwa peluang untuk mengalami kenaikan tertahan dengan mulai maraknya aksi jual, sehingga membuat laju IHSG kurang lebih tidak akan jauh berbeda dengan sebelumnya, di mana tampak variatif dan cenderung melemah jika aksi profit taking tersebut semakin besar.

Meski masih mengharapkan adanya kenaikan, namun tetap mewaspadai mulai adanya potensi pembalikan arah. Laju bursa saham Asia yang terimbas positif bursa saham global sebelumnya dan didukung penguatan nilai tukar rupiah memberikan amunisi positif bagi IHSG untuk dapat bertahan di zona hijaunya.

Penguatan IHSG kali ini mendapat dukungan dari masih menguatnya saham-saham dari komoditas terutama perkebunan yang diikuti sektor pertambangan dan didukung juga oleh saham-saham di keuangan khususnys sub-perbankan.

Selain itu, dari sisi volume dan nilai perdagangan juga meningkat yang turut didukung adanya transaksi crossing yang salah satunya ialah saham SDRA senilai Rp695,60 miliar di harga Rp1.167 yang difasilitasi oleh broker Woori Korindo Securities Indonesia (XA). Adapun transaksi asing tercatat nett buy dari net sell Rp135,53 miliar menjadi net buy Rp895,07 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
34 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
41 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved