Saham Bank Yudha Bhakti Kena Auto Reject

Selasa, 13 Januari 2015 - 12:35 WIB
Saham Bank Yudha Bhakti...
Saham Bank Yudha Bhakti Kena Auto Reject
A A A
JAKARTA - Saham PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) terkena auto reject karena pada sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Rp195 per lembar, menguat 80 poin atau 69,57% dari harga penawaran.

Harga saham tertinggi perseroan Rp195 per lembar dan terendah di harga Rp180 per lembar. Sementara frekuensi perdagangan saham perseroan tercatat sebanyak 997 kali, dengan volume transaksi 16,576 juta saham senilai Rp3,21 miliar.

Pada awal perdagangan, saham emiten pertama di tahun 2015 dibuka pada level Rp190 per lembar atau naik 75 poin dibanding harga penawaran Rp115 per lembar.

Sekadar informasi, BBYB melepas sebanyak 300 juta lembar saham pada saat melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Adapun total dana segar dari IPO mencapai Rp34,5 miliar. Dana hasil IPO sebanyak 72,14% akan digunakan untuk memperkuat permodalan dalam rangka pengembangan kredit, dan sisanya sebesar 27,86% untuk pengembangan TSI.

Menurut dia, modal kerja tersebut untuk menerapkan strategi antara lain relokasi kantor pusat, peluncuran produk baru berupa ATM, pembentukan cabang spesial pendanaan, penyaluran ke sektor produktif, dan kredit pensiun.

Dalam gelaran IPO ini, perseroan menunjuk PT Semesta Indofest sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar RUPS-LB, Bank...
Gelar RUPS-LB, Bank Yudha Bhakti Usulkan Dua Anggota Direksi Baru
Pengumuman! KB Bank...
Pengumuman! KB Bank Resmi Ganti Nama Perusahaan Jadi PT Bank KB Indonesia Tbk
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Hingga Maret 2020, Laba...
Hingga Maret 2020, Laba Bersih Bank Mega Tumbuh 38%
Pengguna BRIS Online...
Pengguna BRIS Online Naik 36% Saat Pandemi Covid-19
BRIsyariah Lakukan Inovasi...
BRIsyariah Lakukan Inovasi agar UMKM Bisa Naik Kelas
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
15 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
25 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
41 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
42 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
52 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved