Masyarakat Tolak Penghapusan Penerbangan Murah

Selasa, 13 Januari 2015 - 14:37 WIB
Masyarakat Tolak Penghapusan...
Masyarakat Tolak Penghapusan Penerbangan Murah
A A A
JAKARTA - Masyarakat menolak rencana penghapusan penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC), seperti yang digulirkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru-baru ini.

Seperti diketahui, pasca kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501, pemerintah melalui Kemenhub berencana menghapus penerbangan LCC lantaran dinilai tidak mengutamakan keselamatan konsumen.

"Ya tidak setuju (penghapusan LCC). Sebagai orang rantauan, pulang kampung bakal dilakukan. Kampung jauh di Sumatera. Saya termasuk konsumen setia tiket murah, merasa sangat terbebani dengan penghapusan," ujar Febrina (23) kepada Sindonews, di Jakarta, Selasa (13/1/2015).

Menurut dia, tiket mahal tidak menjamin keselamatan penumpang. Pihak maskapai pun tidak ada yang berani menjamin keselamatan penumpang 100%. Jadi, penghapusan pesawat bertarif miring tersebut akan sia-sia.

"Mau gimana, namanya kita naik pesawat. Mau secanggih apapun pesawat, kalau sudah takdir gimana? Toh, pihak penerbangannya juga kan tidak ada yang menjamin 100% sampai. Kecuali kalau pihak maskapai berani memberi jaminan 100% aman, boleh deh tuh LCC dihapus," tegasnya.

Senada dengannya, karyawan sebuah bank swasta, Khairunnisa Kudadiri mengaku penghapusan tiket murah pesawat cukup memberatkan.

"Merasa kebantu banget (LCC). Kalau keamanan, urusan si maskapai itu sesama internal mereka dan ATC lah," tuturnya.

Dia menambahkan, yang membedakan maskapai berbiaya murah dan mahal hanya privilege dan fasilitas di dalam pesawat saja. Contohnya, kursi pesawat di LCC yang lebih sempit ketimbang pesawat mahal.

"Tapi sejauh ini alhamdulillah aman kok. Yah memang lebih sempit saja posisi tempat duduknya. Kalau Garuda yang mahal-mahal itu kan memang luas," tandas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
11 menit yang lalu
Heboh Pengadaan Kipas...
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry: Saya Tidak Tahu
38 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
1 jam yang lalu
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
1 jam yang lalu
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
2 jam yang lalu
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
12 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved