Properti Daerah Dipadati Hunian

Rabu, 14 Januari 2015 - 13:28 WIB
Properti Daerah Dipadati...
Properti Daerah Dipadati Hunian
A A A
Bergairahnya pasar properti di sejumlah daerah di Indonesia dilatarbelakangi kebutuhan akan hunian yang semakin meningkat. Hingga saat ini, hunian memang masih memadati properti di beberapa daerah.

Menurut Sekretaris PT Wika Realty Wijanarko Yuwono, kebutuhan akan hunian di sejumlah daerah di Indonesia masih terus tumbuh secara signifikan. Hal itu karena kebutuhan masyarakat terhadap rumah masih sangat tinggi. “Hunian yang ditawarkan di sejumlah daerah, di antaranya landed house atau rumah tapak bila lokasinya di pinggiran kota. Tapi, jika sudah memasuki tengah kota, cenderung didominasi hunian vertikal,” kata pengamat properti Savills PCI, Anton Sitorus.

Meski begitu, Wijanarko menambahkan, penyerapan hunian yang ada di sejumlah daerah lebih banyak pada kebutuhan rumah tapak, terutama rumah tapak sederhana. Kota-kota besar di Tanah Air yang kini menjadi sasaran empuk para developer nasional adalah kota yang ada di Pulau Sulawesi dan Pulau Kalimantan, seperti Makassar, Manado, Pontianak, dan Balikpapan.

Termasuk Pekanbaru dan Palembang yang terletak di Pulau Sumatera pun kian dilirik para developer. “Bisa dilihat bahwa daerah atau kota-kota tersebut sudah banyak digarap pengembang besar Indonesia,” sebut Anton. Contohnya Ciputra Group melalui PT Ciputra Development Tbk (CTRA) telah merilis sejumlah proyek perumahan baru di enam kota di seluruh Indonesia, yakni Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Pekanbaru, Gorontalo, dan Palu.

Proyek tersebut seluruhnya merupakan perumahan dengan luas area sekitar 40 hektare hingga 400 hektare. Pembangunan yang telah dimulai sejak pertengahan tahun lalu itu menelan dana investasi mulai Rp50 miliar hingga Rp100 miliar per proyek. Sementara, Sinarmas Land Group sudah merambah 20 kota di seluruh Indonesia, di antaranya Makassar, Palembang, Balikpapan, Samarinda, Manado, Medan, dan Pekanbaru.

Salah satu proyeknya adalah Grand City Balikpapan, Kalimantan Timur. Tidak mau kalah dengan dua pengembang raksasa tersebut, Lippo Group juga mengembangkan St Moritz Manado di kawasan Kairagi dan eks Blue Banter yang berada di kawasan pusat kota, tepatnya di Jalan Boulevard. Keduanya berkonsepkan mixed use development yang terdiri atas apartemen, pusat belanja, dan rumah sakit.

Bahkan, untuk proyek St Moritz Manado ini, Lippo Group telah menggelontorkan dana investasi kurang lebih Rp1,8 triliun. Dana yang tidak sedikit tersebut tak segan digelontorkan oleh pihak Lippo lantaran Manado dinilai memiliki potensi besar yang belum dikembangkan secara maksimal. Apalagi sejumlah kota besar yang sudah disebutkan tadi menyimpan “nilai” cukup tinggi.

Pasalnya, harga tanah di kota-kota tersebut kini sudah mulai meningkat. Penyebabnya, Anton menjabarkan, karena perkembangan kota itu sendiri, populasi penduduk yang semakin meningkat, ramainya proyek baru, dan spekulasi tinggi sehingga memicu kenaikan harga tanah. Meski begitu, harga yang ditawarkan cukup bervariasi dan Kota Makassar kini dianggap memiliki nilai yang lebih tinggi.

Rehdian khartika
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
7 Tradisi Unik Menyambut...
7 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Berbagai Daerah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved