Kredit Rumah Kian Mudah

Rabu, 14 Januari 2015 - 13:32 WIB
Kredit Rumah Kian Mudah
Kredit Rumah Kian Mudah
A A A
Itu karena ada fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) yang diberikan perbankan. Apalagi, pasca- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatasi bunga tertinggi deposito perbankan, awal Oktober 2014 lalu, bank-bank besar mulai menggunting suku bunga kredit, termasuk bunga KPR, lantaran biaya dana turun.

Saat ini fasilitas KPR sudah banyak dimanfaatkan masyarakat untuk membeli rumah, baik KPR bersubsidi maupun KPR komersial dan syariah. Banyak keuntungan yang kita dapat ketika membeli rumah dengan fasilitas KPR. Di antaranya karena harga rumah pasti naik. Sangat kecil kemungkinan harga rumah turun. Kemungkinan terburuknya adalah terjadi krisis ekonomi.

Akan tetapi, setelah krisis, harga properti justru melambung tinggi. Selain itu, tak perlu mengeluarkan uang tunai dalam jumlah besar. Membeli rumah lewat KPR, cukup dengan mencicil dalam jumlah yang relatif terjangkau. Rumah yang dibeli juga sudah terproteksi. Harga rumah yang Anda beli sudah terproteksi dari kebakaran, bencana alam, kecelakaan, kematian, bahkan musibah lainnya karena semua sudah dilindungi asuransi. Ketika menggunakan KPR, rumah juga bisa diagunkan.

Jika rumah pertama Anda telah dilunasi asuransi, maka akan semakin besar peluang untuk memiliki beberapa rumah lainnya dalam waktu yang bersamaan. Sebab, Anda bisa mengagunkan rumah pertama tersebut dan menjadikannya modal untuk membeli 2-3 rumah sejenis dengan harga yang sama. Aset Anda pun bertambah cepat. Anda juga dapat nilai plus.

Khususnya bagi kalangan pengusaha. Ketika nama Anda telah tercatat sebagai debitur yang telah mendapatkan pinjaman dari bank dan memiliki catatan yang bagus dalam pelunasan cicilan KPR, maka Anda akan lebih mudah untuk mendapatkan kreditkredit lainnya untuk menopang usaha nantinya. Terlebih lagi kini era bunga KPR mahal memudar.

Apalagi pasca-OJK membatasi bunga tertinggi deposito perbankan pada awal Oktober 2014 lalu, bank-bank besar mulai menggunting suku bunga kredit, termasuk bunga KPR lantaran biaya dana turun. PT Bank Mandiri Tbk, misalnya, akan menurunkan suku bunga KPR-nya. Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala N Mansury mengatakan, Bank Mandiri akan memangkas bunga KPR sebesar 25 basis poin (bps)-50 bps.

“Ini khusus untuk KPR berbunga tetap (fix rate ) tiga tahun,” katanya. Adapun jenis KPR yang lain, Pahala menyebutkan, masih dalam kajian untuk diturunkan. Kisaran besaran penurunannya pun belum bisa ditentukan karena masih dalam tahap kajian. Per September 2014, suku bunga dasar kredit (SBDK) KPR Bank Mandiri tercatat sebesar 11%. Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) lebih dulu menurunkan bunga KPR sebesar 25 bps.

Henry Koenaifi, Direktur Konsumer BCA, beberapa waktu lalu, mengatakan penurunan bunga KPR sejalan dengan penurunan bunga deposito. Bunga KPR BCA saat ini berada di level 9%-9,25% untuk fix rate selama 1-2 tahun, KPR 9,5 % untuk 3 tahun, dan 10% untuk fix rate 5 tahun. Demikian pula dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Tony Tardjo, Head of Consumer Lending Bank CIMB Niaga, mengatakan, CIMB telah menurunkan tingkat bunga KPR sebesar 50 bps sejak 1 September 2014 lalu untuk permintaan KPR baru. Dengan penurunan itu, tingkat bunga KPR di CIMB Niaga berkisar mulai 9,5% untuk fix rate 1 tahun, 10,25 % untuk 2 tahun, 10,75 % fix rate 3 tahun, dan 11,5% untuk fix rate 5 tahun.

Adapun tingkat floating rate atau suku bunga mengambang, bunga yang diterapkan CIMB Niaga kini berada di kisaran 12,5% hingga 13%. Namun, bank yang fokus di bisnis KPR, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), belum berniat menurunkan suku bunga KPR dalam waktu dekat. Kendati bunga deposito sudah turun, untuk memangkas bunga kredit, BTN masih perlu menunggu perkembangan pasar beberapa bulan ke depan.

Akan tetapi, untuk bunga simpanan, Direktur Utama BTN Maryono menyebutkan BTN sudah menurunkan bunga deposito dari 10,25 % menjadi 9,75 % per 1 Oktober lalu. Kebijakan itu untuk mematuhi kebijakan OJK yang membatasi bunga tertinggi deposito bagi kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) III dan BUKU IV tanggal 1 Oktober. “Tak serta-merta karena ini, bunga kredit kami turunkan,” ujarnya.

Rendra hanggara
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
58 menit yang lalu
Cashback Rp300.000,...
Cashback Rp300.000, Transaksi Harian Makin Untung Menggunakan Kartu Kredit MNC Bank
1 jam yang lalu
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
1 jam yang lalu
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
1 jam yang lalu
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
1 jam yang lalu
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 20252034
1 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved