BI Perkirakan Defisit Transaksi Berjalan 2015 Stabil 3%

Kamis, 15 Januari 2015 - 19:12 WIB
BI Perkirakan Defisit...
BI Perkirakan Defisit Transaksi Berjalan 2015 Stabil 3%
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung memperkirakan current account deficit (CAD) atau defisit transaksi berjalan 2015 sama dengan perkiraan CAD 2014 sekitar 3%.

"CAD, perkiraan kami akan sama dengan 2014. Kendati begitu, 2014‎ lebih banyak didorong konsumsi minyak yang tinggi. Meski level sama, ada pergeseran, jika dulu untuk konsumsi (minyak), sekarang digunakan untuk kegiatan produktif (infrastruktur)‎," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (15/1/2015).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang mendorong stabilisasi CAD 2015. Penurunan harga minyak diyakini akan sangat berdampak positif terhadap kebijakan CAD.

Begitu pun dengan harga komoditas. Penurunan harga minyak dinilai positif, namun di sisi lain mendorong penurunan harga komoditas, maka ekspor komoditas akan menghadapi risiko kinerja yang akan berkurang meski ekspor manufaktur akan terus membaik.

Terakhir, terkait dengan proyek infrastruktur pemerintah. Ini akan mendorong peningkatan impor terhadap barang modal.

"Ketiga faktor ini, menurut perkiraan kami akan membuat CAD sama dengan 2014," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan RI...
Neraca Perdagangan RI Surplus 14 Bulan Beruntun, Ekonomi Mulai Pulih?
Efek Kebijakan Ekonomi...
Efek Kebijakan Ekonomi Gas & Rem, Menko Airlangga: Surplus Perdagangan RI Melonjak
Neraca Perdagangan Surplus...
Neraca Perdagangan Surplus Indikasi Ekonomi RI Bisa Bertahan?
Surplus Neraca Perdagangan...
Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut, BI: Jaga Ketahanan Ekonomi
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Pembukaan Bursa, Jokowi...
Pembukaan Bursa, Jokowi Sebut Neraca Perdagangan Surplus Berkat Hilirisasi
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
18 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
35 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved