AAEI: Investor Sambut Baik Kebijakan BBM Pemerintah

Jum'at, 16 Januari 2015 - 17:11 WIB
AAEI: Investor Sambut...
AAEI: Investor Sambut Baik Kebijakan BBM Pemerintah
A A A
JAKARTA - Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) menyatakan bahwa investor tetap menilai pasar Indonesia dengan pandangan positif seiring kebijakan pemerintah yang menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan subsidi tetap untuk solar.

Ketua AAEI Haryajid Ramelan mengungkapkan, pasar modal di sejumlah negara yang tidak memberikan subsidi BBM, mengalami kemajuan. Berkaca dengan kondisi di negara-negara tersebut, langkah pemerintah tersebut diperkirakan akan mendorong pertumbuhan industri pasar modal di Tanah Air.

"Kita lihat bahwa beberapa negara yang melakukan hal ini (BBM tidak disubsidi), misalnya di Eropa, sebulan saja bisa turun naik. Kalau kita bisa menghadapi ini, saya rasa akan bagus," ujarnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/1/2015).

Dia menambahkan bahwa kenaikan dan penurunan harga BBM pasti akan memiliki dampak. Namun, dengan dihapuskannya subsidi menunjukan keberanian Indonesia untuk dapat mandiri di sektor perminyakan.

"Dengan ini, Indonesia sudah mulai berani keluar dari zona kenyamanan, yaitu subsidi. Saya rasa target 2025 sebagai negara 10 besar termaju bisa terwujud kalau begini caranya," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kembali penurunan harga BBM mulai Minggu (18/1/2015) pukul 00.00 imbas dari berlanjutnya koreksi harga minyak global.

Dia menyebutkan, harga BBM jenis premium turun menjadi Rp6.600 per liter, dari sebelumnya Rp7.600 per liter. Sementara solar turun menjadi Rp6.400 per liter dari sebelumnya Rp7.250 per liter.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Naik, Analis...
Harga BBM Naik, Analis Beberkan Dampaknya ke Bisnis Telekomunikasi
Awas Efek Kenaikan BBM...
Awas Efek Kenaikan BBM Pertalite, Pengamat: Target Pemulihan Ekonomi Bisa Buyar
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Waspadai Efek Domino...
Waspadai Efek Domino Naiknya Harga Minyak Dunia
Redam Efek Kenaikan...
Redam Efek Kenaikan Harga BBM, Sri Mulyani Naikkan Bansos Rp24,17 Triliun
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
1 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
2 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
2 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
2 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
3 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved