Organda Segera Evaluasi Tarif Angkutan Umum

Minggu, 18 Januari 2015 - 08:34 WIB
Organda Segera Evaluasi...
Organda Segera Evaluasi Tarif Angkutan Umum
A A A
JAKARTA - Organisasi Angkutan Darat (Organda) segera mengevaluasi tarif angkutan umum, seiring dengan kembali diturunkannya harga bahan bakar minyak (BBM).

‪"Organda akan melakukan evaluasi pengaruhnya terhadap biaya operasional," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organda Eka Sari Lorena kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (18/1/2015).

Dia mengatakan, penyesuaian terhadap tarif kelas ekonomi tidak menutup kemungkinan diberlakukan. Kendati masih perlu diperhitungkan kembali efeknya terhadap biaya operasional.

"Tidak tertutup kemungkin ada penyesuaian terhadap tarif kelas ekonomi. Namun, masih perlu dilakukan perhitungan teknis untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah," imbuhnya.

Menurut Eka, angkutan barang dimungkinkan dapat turun antara 4%-8%. Sementara Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) masih dievaluasi.

"‪Kalau angkutan barang tetap menggunakan mekanisme pasar, adanya penurunan harga BBM terhadap biaya operasional saat ini sebesar 8 %‬," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inflasi Oktober Capai...
Inflasi Oktober Capai 0,12%, Kenaikan Tarif Angkutan Ikut Andil
10 Kota dengan Tarif...
10 Kota dengan Tarif Taksi Paling Mahal di Dunia, Nomor Satu Rp85.200 per Km
Jika Premium Dihapus,...
Jika Premium Dihapus, Tarif Angkutan Umum Bakal Naik
Siap-siap, Menhub Akan...
Siap-siap, Menhub Akan Naikkan Tarif Angkutan Umum
Wacana Tarif Berdasarkan...
Wacana Tarif Berdasarkan Status Ekonomi Penumpang, Transjakarta: Ongkos Masih Rp3.500 per Penumpang
Naik Teman Bus Berbayar...
Naik Teman Bus Berbayar Mulai 31 Oktober, Segini Tarifnya
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved