ULN Sektor Keuangan Melambat 31,2%

Senin, 19 Januari 2015 - 18:10 WIB
ULN Sektor Keuangan...
ULN Sektor Keuangan Melambat 31,2%
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menjelaskan, pada November 2014 utang luar negeri (ULN) sektor keuangan tumbuh melambat sebesar 31,2% (yoy) dibanding pertumbuhan Oktober 2014 yang sebesar 34,3% (yoy).

Sementara, ULN sektor pertambangan mengalami kontraksi 6,6% (yoy). Secara keseluruhan, posisi ULN pada akhir November 2014 terutama terpusat pada sektor keuangan, pertambangan, industri pengolahan, dan listrik, gas dan air bersih (pangsa 76,9% terhadap total ULN swasta).

Direkstur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, ULN sektor industri pengolahan dan listrik, gas & air bersih masing-masing tumbuh sebesar 14,3% (yoy) dan 9,8% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 13,8% (yoy) dan 5,1% (yoy).

"Bank Indonesia memandang perkembangan ULN masih cukup sehat, namun perlu terus diwaspadai risikonya terhadap perekonomian," ujarnya di Jakarta, Senin (19/1/2015).

Ke depan, Bank Indonesia akan tetap memantau perkembangan ULN, khususnya ULN swasta.

Menurut dia, hal ini dimaksudkan agar ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
DPR Ingatkan Beban Utang...
DPR Ingatkan Beban Utang Besar Bisa Bahayakan Kedaulatan NKRI
Turun Tipis, Utang Luar...
Turun Tipis, Utang Luar Negeri RI Jadi Rp5.962 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Tembus USD17,5 Miliar di Akhir 2020
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
16 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
53 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Tapera bagi Pekerja...
Tapera bagi Pekerja hanya Akan Membebani Keuangan Rumah Tangga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved