Freeport Gunakan Lahan Petrokimia Bangun Smelter

Kamis, 22 Januari 2015 - 13:45 WIB
Freeport Gunakan Lahan...
Freeport Gunakan Lahan Petrokimia Bangun Smelter
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) akhirnya menentukan lokasi pembangunan pabrik pemurnian mineral (smelter), setelah sekian lama rencana tersebut mandek dan berujung pada ancaman pencabutan izin ekspor.

Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin mengatakan, pihaknya akan menggunakan lahan PT Petrokimia Gresik untuk membangun smelter seluas 60 hektare (ha), yang siang ini akan dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

"Smelter harus jalan, karena ini komitmen Freeport kepada pemerintah bahwa smelter kami siap melakukan. Ditentukanlah lokasi di wilayah Jawa Timur, titik pointnya di Gresik," tuturnya di kantor Freeport Indonesia, Jakarta, Kamis (22/1/2015).

Lebih lanjut dia menuturkan, pemilihan lokasi Gresik lantaran telah melalui proses uji kelayakan (feasibility study/FS), dan infrastruktur di wilayah tersebut cocok untuk membangun smelter.

"Kenapa Gresik, saya rasa rekan tahu kalau kita mau menghasilkan sesuatu, ada added value tentu memerlukan suatu upaya. Kebetulan di lokasi yang kita tentukan itu, berdempetan dengan BUMN kita, Petrokimia Gresik," jelasnya.

Menurutnya, limbah smelter yang menghasilkan sulfur dibutuhkan sebagai bahan baku untuk Petrokimia. Hal ini tentu akan mengurangi impor dan biaya operasional dari perusahaan pelat merah tersebut.

"Banyak limpahan dari smelter itu bisa digunakan. Acid, limestone itu juga bisa untuk semen. Selain itu ada smelter yang sudah existing di wilayah tersebut PT Smelting Gresik. Pas di sebelah kanannya itu kawasan industri Gresik, jadi logistik cost-nya tidak ada, rendah," papar dia.

Maroef mengatakan, di sekitar wilayah tersebut juga terdapat pelabuhan yang memudahkan proses distribusi dan transportasi.

Pihaknya mengklaim pembangunan smelter di wilayah tersebut akan memberikan nilai tambah kepada Petrokimia.

"Kemudian luasnya Smelting Gresik 30 ha. Nah yang baru ini, kemarin sore saya mendapatkan informasi, kita sudah siap melakukan MoU bersama Petrokimia Gresik. Itu luasnya 60 ha, jadi total hampir 100 ha," pungkas Maroef.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
43 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
57 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
57 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
1 jam yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
2 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved