RI Berpeluang Jadi Pemain Utama Industri Kertas Dunia

Senin, 26 Januari 2015 - 01:35 WIB
RI Berpeluang Jadi Pemain...
RI Berpeluang Jadi Pemain Utama Industri Kertas Dunia
A A A
PEKANBARU - Sustainability Director PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Petrus Gunarso mengatakan, Indonesia selayaknya bisa menjadi pemaim utama untuk industri berbasis kayu tanaman sebab memiliki iklim yang sangat mendukung untuk pohon tumbuh dengan sangat cepat.

Di Indonesia, pohon akasia dan ekaliptus bisa dipanen hanya dalam waktu lima tahun, sementara di negara tropis yang menjadi pesaing, pohon baru bisa dipanen setelah 40-50 tahun.

"Indonesia juga secara geografis unggul karena dekat dengan pasar yang terus tumbuh," kata dia dalam rilisnya, Minggu (25/1/2015).

Hal ini juga didorong dengan ketersediaan lahan yang potensial untuk dikembangkan sebagai hutan tanaman industri.

Saat ini dari sekitar 74 juta hektare (ha) kawasan hutan yang dialokasikan sebagai hutan produksi, baru sekitar 34 juta ha yang dibebani izin pengelolaan.

"Berarti ada potensi 40 juta hektare yang belum ada pengelolanya. Jika dikelola menjadi hutan tanaman jelas lebih baik," katanya

Menurut dia, hutan tanaman bisa menjadi sumber bahan baku untuk industri kehutanan, termasuk bubur kayu (pulp) dan kertas. Indonesia mengekspor pulp dan kertas sekitar USD6 miliar setiap tahunnya.

Permintaan pulp dan kertas juga menunjukan peningkatan, terutama di China, Asia, Afrika dan dalam negeri, meski secara global menurun.

Selain berkontribusi besar terhadap devisa, pengembangan hutan tanaman bersama industri pulp dan kertas juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. RAPP, kata Petrus, memperkerjakan tak kurang dari 6.800 tenaga kerja langsung dan lebih dari 90.000 tenaga kerja tidak langsung.

RAPP yang merupakan grup APRIL memproduksi sekitar 2,6 juta ton bubur kayu dan 820.000 ton kertas setiap tahun. Sumber bahan baku berasal dari konsesi hutan tanaman yang secara mandiri dikelola dan perusahaan mitra yang menjadi pemasok jangka panjang dengan luas 480 ribu ha.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Pulp dan Kertas...
Industri Pulp dan Kertas Dikembangkan dengan Prinsip Green Consumerism
Pelaku Industri Pulp...
Pelaku Industri Pulp dan Kertas Siap Hadapi Ketidakpastian Global
Solusi Digital Pacu...
Solusi Digital Pacu Kinerja Industri Pulp dan Kertas Lebih Optimal
Dukung Program Kampus...
Dukung Program Kampus Merdeka, Mahasiswa Magang di Industri Pulp dan Kertas
Dukung Pertumbuhan Ekonomi,...
Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Kontribusi Ekspor Industri Pulp dan Kertas Capai USD8,28 Miliar
APKI Tunjuk Suhendra...
APKI Tunjuk Suhendra Wiriadinata Pimpin Asosiasi hingga Akhir 2026
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
2 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
36 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved