Rupiah Dibuka Terdepresiasi ke Rp12.517/USD
Senin, 26 Januari 2015 - 10:08 WIB
Rupiah Dibuka Terdepresiasi ke Rp12.517/USD
A
A
A
JAKARTA - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari pertama pekan ini dibuka terdepresiasi sejalan dengan terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.517 per USD. Posisi ini melemah 73 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.444 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.510 per USD. Posisi tersebut memburuk 50 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.460 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah berada di level Rp12.527 per USD. Posisi ini melemah 54 poin dibanding hari akhir pekan lalu di level Rp12.473 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.465 per USD. Posisi tersebut tedepresiasi 6 poin dibanding posisi penutupan Jumat (23/1/2015) di level Rp12.459 per USD.
Sementara IHSG pagi ini dibuka tergelincir seiring dengan terkoreksinya bursa Asia dan melemahnya hampir semua sektor saham. IHSG melemah 21,73 poin atau 0,41% ke level 5.302,16.
Sektor dengan kejatuhan tertinggi adalah konsumer yang anjlok 1,15%, diikuti properti yang terkoreksi 1,08%. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan, yang naik 0,52%.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.517 per USD. Posisi ini melemah 73 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.444 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.510 per USD. Posisi tersebut memburuk 50 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.460 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah berada di level Rp12.527 per USD. Posisi ini melemah 54 poin dibanding hari akhir pekan lalu di level Rp12.473 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.465 per USD. Posisi tersebut tedepresiasi 6 poin dibanding posisi penutupan Jumat (23/1/2015) di level Rp12.459 per USD.
Sementara IHSG pagi ini dibuka tergelincir seiring dengan terkoreksinya bursa Asia dan melemahnya hampir semua sektor saham. IHSG melemah 21,73 poin atau 0,41% ke level 5.302,16.
Sektor dengan kejatuhan tertinggi adalah konsumer yang anjlok 1,15%, diikuti properti yang terkoreksi 1,08%. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan, yang naik 0,52%.
(rna)