REI Minta Keringanan Fasilitas Perumahan Rakyat

Selasa, 27 Januari 2015 - 23:09 WIB
REI Minta Keringanan...
REI Minta Keringanan Fasilitas Perumahan Rakyat
A A A
SEMARANG - Ketua Badan Diklat DPP Real Estate Indonesia (REI) Sujadi meminta pemerintah memberikan keringanan fasilitas pembangunan perumahan rakyat.

Program pengembangan perumahan khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terus digalakkan pemerintah. Bahkan, pemerintah menargetkan tahun ini terbangun 1 juta unit.

“Tahun ini, Presiden Jokowi menargetkan pembangunan rumah bersubsidi 1 juta unit, menyusul dihapuskannya kebijakan kementerian perumahan rakyat tentang Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)," ujarnya, saat mengunjungi penutupan REI Expo, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2015).

Dia mengatakan, dari target 1 juta rumah, DPP REI menyanggupi membangun 280 ribu unit. Untuk merealisasikan hal tersebut, REI berharap, pemerintah memberikan beberapa fasilitas yang memudahkan masyarakat dan juga pengembang perumahan rakyat.

Fasilitas tersebut di antaranya, pemberian bunga rendah sebesar 5% dengan jangka waktu 30 tahun. Bunga tersebut akan sangat meringankan masyarakat terutama pekerja, baik formal maupun non formal yang berpenghasilan rata-rata Rp2 juta per bulan.

“Kalau Kredit bisa sampai 30 tahun maka bisa diteruskan oleh ahli warisnya,” imbuh Sujadi.

Selain itu, REI juga tengah mengajukan usulan supaya pemerintah tidak mematok harga rumah. Namun, yang dipatok adalah nilai KPR-nya. Selain itu, masalah perizinan.

REI berharap, pemerintah memberikan kemudahan khusus untuk perumahan rakyat, sertifikat digratiskan dan kemudian IMB serta izin lainnya diperingan.

“Perizinan ini yang kadang masih menjadi momok para pengembang. Karena itu, kami mengusulkan untuk digratiskan,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
REI Dukung Pemerintah...
REI Dukung Pemerintah Pulihkan Real Estate
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Bos Chalidana Group,...
Bos Chalidana Group, H Mochamad Ilyas Maju Jadi Ketua REI Jatim 2024-2027
DPD REI Sulsel Musda...
DPD REI Sulsel Musda 19 Oktober, 7 Nama Menguat Perebutkan Kursi Ketua
Berita Terkini
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
17 menit yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
18 menit yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
44 menit yang lalu
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
1 jam yang lalu
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
1 jam yang lalu
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
1 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved