Wall Street Kembali Melemah Setelah Pernyataan The Fed

Kamis, 29 Januari 2015 - 09:03 WIB
Wall Street Kembali...
Wall Street Kembali Melemah Setelah Pernyataan The Fed
A A A
NEW YORK - Indeks bursa saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat melanjutkan pelemahan didorong penurunan tajam di sektor energi indeks S&P 500.

Hal itu terjadi setelah Federal Reserve (The Fed) menyatakan ekonomi domestik tumbuh solid, sinyal bahwa suku bunga akan tetap dinaikkan sesuai rencana pada tahun ini.

Setelah pernyataan The Fed, dolar AS (USD) menguat lebih lanjut, dan memberi tekanan baru pada harga minyak, yang merosot ke level terendah sejak awal 2009 dan mendorong saham energi (SPNY) melanjutkan koreksi.

Sementara banyak pelaku pasar mengatakan mereka heran dengan pernyataan The Fed. Kepala Investasi Wedbush Equity Management LLC Stephen Massocca mengatakan, Fed memberi sinyal lebih kuat untuk menaikan suku bunganya.

"Ini lebih mengejutkan dari yang diipikirkan dan kenaikan suku bunga hanya menunggu waktu. Saya tidak berpikir siapa pun akan bereaksi berlebihan di sini, tapi itu mengejutkan. Saya pikir mereka akan mengubah keputusannya," kata dia seperti dilansir dari Reuters, Kamis (29/1/2015).

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 195,84 poin atau 1,13% ke 17.191,37; indeks S&P 500 susut 27,39 poin atau 1,35% ke 2.002,16; dan Nasdaq Composite turun 43,50 poin atau 0,93% ke 4.637,99.

Volume perdagangan lebih ramai, dengan sekitar 7,6 miliar saham diperdagangkan di bursa AS. Jumlah itu di atas rata-rata bulanan sebanyak 7,16 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
15 menit yang lalu
MNC Sekuritas dan Politeknik...
MNC Sekuritas dan Politeknik Negeri Jakarta Bekali Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Pelajar SMA YPHB Bogor
50 menit yang lalu
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
2 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
2 jam yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
3 jam yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
3 jam yang lalu
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved