OJK Pastikan Suku Bunga Kredit Turun Tahun Ini

Jum'at, 30 Januari 2015 - 23:27 WIB
OJK Pastikan Suku Bunga...
OJK Pastikan Suku Bunga Kredit Turun Tahun Ini
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengambil langkah cepat untuk menjaga agar suku bunga bank tidak terus melambung.

Apalagi, sebelumnya telah mengambil kebijakan dengan memasang batas atas maksimal bunga deposito (capping). Namun, tahun ini OJK memastikan seluruh suku bunga termasuk kredit dipastikan turun dari tahun sebelumnya.

Hal ini disebabkan pada akhir tahun seluruh bank diminta untuk mencantumkan rencana penurunan suku bunga kredit di rencana bisnis bank (RBB).

Dewan Komisioner OJK Bidang Perbankan, Nelson Tampubolon mengatakan, tahun lalu segera dilakukan pembatasan suku bunga, agar bank tidak saling bersaing.

Tahun ini dengan adanya pembatasan dan permintaan untuk menurunkan suku bunga kredit diharapkan geliat penyaluran kredit di perbankan dapat terus tumbuh.

"Dengan adanya kebijakan tersebut dipastikan sejumlah bank akan lebih kompetitif dalam menyesuaikan suku bunga kredit mereka, sehingga penyalurannya ke masyarakat bisa semakin besar," katanya, Jumat (30/1/2015).

Dia menjelaskan, beberapa indikator yang mampu memengaruhi tingkat suku bunga bank turun, di antaranya besarnya spare atau simpanan dana pemerintah dikarenakan subsidi BBM tahun lalu.

Nelson menuturkan, tahun lalu diatur agar penetapan suku bunga tidak boleh lebih dari 2,0 basis poin kenaikannya. Apalagi rata-rata suku bunga kredit yang ditawarkan bank sangat bersaing.

Manurutnya, hal tersebut berkaitan dengan target pertumbuhan kredit bank di atas 20%.

"Banyak bank menargetkan pertumbuhan kreditnya di atas 20%, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) jauh di bawah itu dikisaran 14%-15%. Kalau kondisi kredit di atas 20% dipastikan jadi rebutan, maka bank mengimbangi pertumbuhan DPK-nya dengan mend-riving dana," tutur dia.

Kendati memastikan suku bunga kredit turun, namun Nelson belum mampu memberikan gambaran detail berapa persen basis poin penurunan suku bunga yang bisa terjadi dengan kondisi likuiditas yang saat ini terbilang aman.

"Suku bunga yang jauh lebih kompetitif itu bagus untuk memicu dunia usaha dan industri. Jadi sudah harus dipikirkan penyesuaiannya, apalagi BBM sudah dua kali turun," katanya.

Nelson memaparkan, tahun ini hampir seluruh bank mematok target penyaluran kredit produktif besar, sehingga efektivitas besaran suku bunga sangat diperlukan untuk mendorong sektor perekonomian.

Hanya saja Nelson tak menampik, ada faktor eksternal untuk perekonomian global, sebab dipastikan suku bunga Amerika akan naik tahun ini, namun waktunya belum ditentukan.

Pihaknya berharap bank-bank siap dan harus melakukan berbagai persiapan termasuk rencana bisnis tahun ini.

Sementara itu, Kepala OJK Sulampua Bambang Kiswono mengungkapkan, untuk menjaga agar geliat perbankan terus berjalan dengan baik, maka akan digenjot sejumlah program yang arahnya melakukan stabilitasi keuangan.

"Kami akan menggenjot program yang bekerja sama sejumlah lembaga finansial demi menunjang perekonomian di daerah ini, seperti membuka akses kemudahan ke sejumlah nelayan untuk mendapatkan pembiayaan dari perbankan," pungkas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bunga Perbankan Single...
Bunga Perbankan Single Digit Memang Sulit, Tapi Trennya Menurun
Bank Siap Salurkan Kredit...
Bank Siap Salurkan Kredit dengan Suku Bunga Lebih Murah
Lawan Lintah Darat,...
Lawan Lintah Darat, OJK Susun Skema Kredit Bunga Rendah
OJK Respons Soal Banyak...
OJK Respons Soal Banyak Pinjol Melenceng dari Aturan Bunga 0,4%
Siapa Bilang Penurunan...
Siapa Bilang Penurunan Bunga Kredit Bank Lambat, OJK Buktikan Ada Progres
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Stabil di Tengah Kenaikan Suku Bunga Global
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
51 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved