Wall Street Naik Dipicu Harapan Kesepakatan Utang Yunani

Selasa, 03 Februari 2015 - 08:53 WIB
Wall Street Naik Dipicu...
Wall Street Naik Dipicu Harapan Kesepakatan Utang Yunani
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada Senin waktu setempat berakhir naik tajam dipicu oleh harapan kesepakatan utang Yunani dan meningkatnya saham energi karena harga minyak.

Menteri Keuangan Yunanai Yanis Varoufakis mengatakan, pemerintah baru Yunani telah mengusulkan untuk mengakhiri kebuntuan dengan kreditor internasional melalui negosiasi utang baru.

Saham sektor energi di indeks S&P 500 (SPNY) menguat 3%, dengan naiknya minyak mentah Amerika Serikat (AS) sebesar 2,8% menjadi USD49,57 per barel, meski terjadi pemogokan di kilang AS yang bisa memengaruhi pasokan minyak mentah.

"Pasar menemukan beberapa kenyamanan setelah dialog utang Yunani dari pada rencana keluarnya Yunani dari Uni Eropa. Itu memengaruhi pasar saham, bukan hanya di AS tapi secara global," kata Kepala Pasar Strategi di Clearpool Group Peter Kenny seperti dilansir dari Reuters, Selasa (3/2/2015).

Kenaikan indeks S&P 500 terjadi mendekati akhir sesi perdagangan setelah berulang kali berfluktuasi.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 196,09 poin atau 1,14% ke 17.361,04; indeks S&P 500 naik 25,86 poin atau 1,3% ke 2.020,85; dan Nasdaq Composite bertambah 41,45 poin atau 0,89% ke 4.676,69.

Sekitar 7,7 miliar saham ditransaksikan di bursa AS. Volume tersebut di atas rata-rata selama lima sesi perdagangan terakhir sebanyak 7,4 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved