Alasan Jokowi Minta Saran Bos Jababeka

Selasa, 03 Februari 2015 - 14:12 WIB
Alasan Jokowi Minta...
Alasan Jokowi Minta Saran Bos Jababeka
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago menuturkan, ada beberapa alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta saran bos PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono soal kawasan industri.

Dia menilai, Jababeka sebagai perusahaan properti berpengalaman dalam mengembangkan kawasan industri terpadu. Sebab itu, Jokowi memilih untuk berdisuksi dengan Setyono.

"Memang kita akui secara objektif (Jababeka) yang paling pengalaman membuat kawasan industri terpadu," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Menurutnya, Jababeka juga memiliki pengalaman membuat pembangkit listrik hingga pengelolaan limbah di Indonesia.

"Tapi bukan hanya mereka. Habis ini Bappenas akan undang dua sampai tiga perusahaan sama-sama duduk untuk mengelaborasi," terang dia.

Pemerintah akan membuka luas bagi perusahaan dari dalam maupun luar negeri yang ingin turut andil dalam pembangunan dan pengembangan kawasan industri di Indonesia.

"Kita dalam rancang memperbaiki sistem panggil orang yang pengalaman. Nah itu dia enggak banyak (perusahaan), makanya kenapa dipertanyakan Jababeka. Karena dia terbukti paling pertama dan pengalaman itu," pungkas Andrinof.

(Baca: Jokowi Minta Saran Jababeka Kembangkan Kawasan Industri)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Teken MoU, PTPP Garap...
Teken MoU, PTPP Garap Pengembangan Kawasan Industri Batang
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Kawasan Industri Batang Mulai Dibangun Akhir 2020
Masterplan Kawasan Industri...
Masterplan Kawasan Industri Batang Dipastikan Selesai Pekan Ini
Kata Erick Thohir, Kawasan...
Kata Erick Thohir, Kawasan Industri Batang dan Subang-Majalengka Fokus untuk 2 Hal Ini
Bismillah, Kawasan Industri...
Bismillah, Kawasan Industri Halal Terbesar di Indonesia Akan Dibangun
PT PP Fokus Garap Kawasan...
PT PP Fokus Garap Kawasan Industri Batang
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
17 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
34 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved