Bayar Denda, BEI Cabut Suspensi Saham BORN

Rabu, 04 Februari 2015 - 10:37 WIB
Bayar Denda, BEI Cabut...
Bayar Denda, BEI Cabut Suspensi Saham BORN
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut sanksi penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (BORN).

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan bahwa pencabutan sanksi tersebut sehubungan dengan pembayaran denda yang dilakukan perseroan telah diterima BEI.

"Dengan begitu, Bursa memutuskan melakukan pencabutan penghentian sementara perdagangan efek perseroan," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Rabu (4/2/2015).

Pencabutan suspensi saham BORN tersebut dilakukan di pasar reguler dan tunai terhitung mulai sesi I perdagangan hari ini. Dengan demikian, saham BORN telah diperdagangkan di seluruh pasar mulai pagi tadi.

Sekadar informasi, suspensi saham BORN dilakukan Bursa sejak 30 Januari 2015 lantaran belum melakukan pembayaran denda keterlambatan penyampaian laporan keuangan interim kuartal III/2013.

(Baca: Belum Bayar Denda, BEI Suspensi Tiga Emiten)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved