BI Catat Penyaluran Kredit Perbankan Rp3.702 Triliun

Kamis, 05 Februari 2015 - 12:43 WIB
BI Catat Penyaluran...
BI Catat Penyaluran Kredit Perbankan Rp3.702 Triliun
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara menyebut, perlambatan laju pertumbuhan uang beredar pada Desember 2014 dipengaruhi oleh melambatnya pertumbuhan kredit dan kegiatan belanja pemerintah pusat.

Penyaluran kredit perbankan pada Desember 2014 tercatat sebesar Rp3.702,2 triliun, tumbuh 11,4% (year on year/yoy) atau melambat dibanding November 2014 (11,7%). Menurut Tirta, perlambatan pertumbuhan penyaluran kredit terutama terjadi untuk jenis penggunaan modal kerja (KMK) dan investasi (KI).

"Selain itu, perkembangan kredit tersebut sejalan dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi domestik," ujarnya, Kamis (5/2/2015).

Perlambatan KMK terutama terjadi pada industri perdagangan, hotel, dan restorat yang mencapai Rp639,1 triliun, tumbuh‎ lebih rendah (12,5%;yoy) dibanding November 2014 (15%;yoy).

Sedangkan perlambatan KI terjadi pada industri pengolahan yang tumbuh melambat 22,3% (yoy), lebih rendah dibanding November 2014 (24,8%;yoy).

Penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menurut Tirta, juga mengalami perlambatan pada Desember 2014. Kredit UMKM tercatat sebesar Rp671,7 triliun, tumbuh 10,3% (yoy), namun melambat dibandingkan November 2014 (11% yoy).

"Perlambatan tersebut terjadi pada seluruh skala usaha yaitu mikro, kecil, dan menengah yang masing-masing tumbuh 18% (yoy), 8,4% (yoy), dan 8,5% (yoy), lebih rendah dibanding November 2014 (18,7%, 9,9% dan 8,6% yoy)," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
7 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
8 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
8 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
8 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
9 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
9 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved