Wall Street Menguat Dipicu Harga Minyak Rebound

Jum'at, 06 Februari 2015 - 09:01 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Dipicu Harga Minyak Rebound
A A A
JAKARTA - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat ditutup menguat didorong rebound-nya harga minyak mentah.

Selain itu, juga didukung akuisisi Hospira Inc oleh Pfizer Inc senilai USD17 miliar. Saham Pfizer naik 2,9% dan Hospira melonjak 35%.

"Sekarang ini (sentimen yang memengaruhi) laporan kinerja emiten, Yunani serta aksi marger dan akuisisi," kata Kepala Investasi Oppenheimer Funds Inc Krishna Memani seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (6/2/2015).

Harga minyak mentah AS naik lebih dari 6% pada Kamis, setelah terjun 8,7% pada hari sebelumnya, terbesar sejak November 2014.

Data klaim tenaga kerja di Amerika Serikat menujukkan di bawah perkiraan. Sementara laporan pekerjaan dari Departemen Tenaga Kerja yang akan dirilis besok diperkirakan naik 230 ribu pada bulan lalu, sementara tingkat pengangguran tetap di 5,6%.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan defisit perdagangan AS meningkat secara tak terduga pada bulan Desember ke level tertinggi dua tahun karena impor kendaraan bermotor dan minimnya nilai ekspor.

Sekitar 78% komponen di indeks S&P 500 telah melaporkan kinerja yang mengalahkan perkiraan analis, sementara 55% telah melampaui proyeksi penjualan.

Indeks Standard & Poor 500 naik 1% menjadi 2.062,52; indeks Dow Jones Industrial Average naik 211,86 poin atau 1,2% ke 17.884,88. Sementara indeks Russell 2000 naik 1,5%.

Sekitar 7 miliar saham diperdagangkan di bursa AS. Volume itu sekitar 3,2% dari rata-rata tiga bulan terakhir.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
6 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
6 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
7 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
7 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
7 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved