Ekonomi Global Jadi Ancaman Target Pajak

Minggu, 08 Februari 2015 - 14:24 WIB
Ekonomi Global Jadi...
Ekonomi Global Jadi Ancaman Target Pajak
A A A
JAKARTA - Pengamat perpajakan dari Universitas Indonesia Darussalam mengatakan, target penerimaan pajak sebesar Rp1.400 triliun sulit tercapai dalam satu tahun masa lantaran tekanan ekonomi dunia.

Seperti diberitakan, Kementerian Keuangan mengusulkan target penerimaan pajak naik Rp1.400 triliun pada RAPBN-P 2015. Jumlah ini meningkat dibading target penerimaan pajak pada dalam APBN 2015 sebesar Rp1.379,9 triliun.

Karena itu, sejumlah kalangan manaruh harapan besar pada Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito untuk memenuhi target penerimaan pajak tersebut.

"Saya tidak mau berandai-andai. Tapi tahun pertama jangan ditekan mencapai target karena banyak faktor menentukan target ini, seperti kondisi ekonomi dunia yang tidak stabil," katanya kepada Sindonews, Sabtu (7/2/2015).

Menurutnya, Direktorat Jendral Pajak (DJP) tidak bisa melakukan antisipasi maksimal jika ancaman ekonomi datang dari luar. Selain itu, faktor internal lainnya juga akan memengaruhi pencapaian target penerimaan pajak tersebut.

"Itu di luar jangkauan, sehingga DJP tidak bisa melakukan apa-apa. Banyak faktor menentukan target ini," imbuh Darussalam.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Percepat Pemulihan,...
Percepat Pemulihan, Pemerintah Perluas Penerima Insentif Pajak
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved