Waspadai IHSG Balik Arah Pasca Cetak Rekor
Senin, 09 Februari 2015 - 08:10 WIB
Waspadai IHSG Balik Arah Pasca Cetak Rekor
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya karena tidak meninggalkan utang gap, namun waspadai potensi IHSG berbalik arah setelah menyentuh rekor baru pada akhir pekan lalu.
Kepala Riset PT Woori Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola separating lines kembali dekati area upper bollinger band (UBB). MACD kembali bergerak naik dengan histogram positif yang naik. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali berbalik naik.
"Perlu dicermati meski masih memiliki peluang menguat, namun seperti biasanya pasca menyentuh level tertinggi terbarunya IHSG terkadang balik badan," kata dia, Senin (9/2/2015).
Menurut dia, jika kondisi ini terjadi maka akan menutup peluang IHSG melanjutkan kenaikan. Karena itu, saran Reza, tetap cermati potensi pembalikan arah.
Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.290-5.320 dan resisten 5.352-5.358. Laju IHSG akhir pekan lalu mampu melampaui area target resisten 5.286-5.315 dan mampu bertahan di atas target support 5.250-5.268.
Pasca melemah sehari sebelumnya, laju IHSG pada akhir pekan lalu mampu berbalik ke zona hijau. Masih hijaunya laju bursa saham Amerika Serikat (AS), menguatnya rupiah yang diiringi masih adanya aksi beli investor asing, hingga rilis kenaikan cadangan devisa Indonesia bulan Januari mampu membawa IHSG rebound dan take off.
Adapun investor asing kembali mencatatkan nett buy dari net buy Rp88,99 miliar menjadi net buy Rp1,2 triliun.
Kepala Riset PT Woori Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola separating lines kembali dekati area upper bollinger band (UBB). MACD kembali bergerak naik dengan histogram positif yang naik. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali berbalik naik.
"Perlu dicermati meski masih memiliki peluang menguat, namun seperti biasanya pasca menyentuh level tertinggi terbarunya IHSG terkadang balik badan," kata dia, Senin (9/2/2015).
Menurut dia, jika kondisi ini terjadi maka akan menutup peluang IHSG melanjutkan kenaikan. Karena itu, saran Reza, tetap cermati potensi pembalikan arah.
Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.290-5.320 dan resisten 5.352-5.358. Laju IHSG akhir pekan lalu mampu melampaui area target resisten 5.286-5.315 dan mampu bertahan di atas target support 5.250-5.268.
Pasca melemah sehari sebelumnya, laju IHSG pada akhir pekan lalu mampu berbalik ke zona hijau. Masih hijaunya laju bursa saham Amerika Serikat (AS), menguatnya rupiah yang diiringi masih adanya aksi beli investor asing, hingga rilis kenaikan cadangan devisa Indonesia bulan Januari mampu membawa IHSG rebound dan take off.
Adapun investor asing kembali mencatatkan nett buy dari net buy Rp88,99 miliar menjadi net buy Rp1,2 triliun.
(rna)
Lihat Juga :