Pengenalan Produk Jasa Keuangan Masih Rendah

Rabu, 11 Februari 2015 - 05:34 WIB
Pengenalan Produk Jasa...
Pengenalan Produk Jasa Keuangan Masih Rendah
A A A
SEMARANG - Pengenalan dan penggunaan produk jasa keuangan masyarakat di Jawa Tengah (Jateng) masih rendah. Hal ini disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kepala kantor OJK Regional 4 Jateng dan DI Yogyakarta, Y Santoso Wibowo mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan otoritas, pengenalan masyarakat tentang perbankan hanya mencapai 37,22%. Sementara masyarakat yang menggunakan jasa perbankan baru mencapai 75,98%.

"Sedangkan untuk lembaga jasa keuangan selain perbankan, pengenalan masyarakat khusunya untuk pasar modal, hanya sebesar 2,32% dengan penggunaan hanya 0,10%," ujarnya di sela-sela pemecahan rekor Muri untuk pengisian teka-teki silang terpanjang tentang Keuangan di Mal Ciputra, Selasa (10/2/2015).

Santoso menjelaskan, rendahnya pengenalan dan penggunaan produk dan layanan jasa keuangan oleh masyarakat karena masih ada persepsi sulit untuk memperoleh produk atau jasa keuangan. Selain itu, faktor pendidikan masyarakat yang masih rendah serta terbatasnya sarana dan prasarana untuk mengakses produk keuangan juga menjadi salah satu kendala.

Dia mengatakan, untuk mendorong peningkatan dan pengetahuan dan pemahaman masyarakat, baik mengenai OJK maupun produk dan layanan lembaga jasa keuangan, pihaknya melakukan sejumlah kegiatan edukasi yang rutin melalui mobil keliling SIMolek (Mobil Literasi Keuangan).

Untuk tahun ini, lanjut Santoso, pihaknya memfokuskan pelaksanaan edukasi jasa keuangan untuk sekmen, pelajar, mahasiswa dan profesi seperti Guru, Dosen, dan Ibu-ibu PKK.

Dalam rangkaian kegiatan yang dilakukan OJK terdapat kegiatan pemecahan rekor MURI untuk pengisian TTS, terpanjang terkait keuangan. “Dipilihnya TTS, sebagai salah satu program edukasi kepada masyarakat karena permainan yang membutuhkan strategi dan pengetahuan tersebut telah dikenal luas, dan dapat menambah pengetahuan,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Barang dan Jasa...
Daftar Barang dan Jasa yang Kena dan Tidak Kena PPN 12%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved