Wall Street Menguat Dipicu Harapan Negosiasi Utang Yunani

Rabu, 11 Februari 2015 - 09:01 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Dipicu Harapan Negosiasi Utang Yunani
A A A
NEW YORK - Indeks saham Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup menguat di tengah harapan bahwa negosiasi utang Yunani bisa memberi kestabilan ekonomi Eropa.

Sentimen lainnya yang mendorong penguatan adalah saham Apple yang ditutup menguat tertinggi hingga 1,9% menjadi USD122,02. Kenaikan saham perusahaan Amerika Serikat (AS) pertama dengan nilai lebih dari USD700 miliar ini membantu mengangkat indeks S&P 500 dan Nasdaq.

Sementara sektor utilitas menjadi yang terkuat di indeks S&P 500, setelah turun sehari sebelumnya. Adapun sektor energi menurun seiring terkoreksinya harga minyak mentah.

Sektor energi (SPNY) anjlok sebanyak 1,9% sebelum ditutup turun 0,2%. Harga minyak AS turun sekitar 5% setelah Badan Energi Internasional memperingatkan akan terjadi penjualan besar-besaran dalam waktu dekat karena stok meningkat.

CEO Sarhan Capital Adam Sarhan mengatakan bahwa investor saat ini sedang fokus pada berita dari Yunani dan Ukraina.

"Kenaiakn saham hari ini karena faktor teknikal. Faktor fundamental sedikit membaik karena situasi di Ukraina tidak meledak dan Yunani masih dipantau, yang menjadi perhatian hingga akhir pekan," kata Sarhan seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (11/2/2015).

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 139,55 poin atau 0,79% ke 17.868,76; indeks S&P 500 naik 21,85 poin atau 1,07% ke 2.068,59; dan Nasdaq Composite bertambah 61,63 poin atau 1,3% ke 4.787,65.

Sekitar 6,5 miliar saham ditransaksikan di bursa AS. Volume itu di bawah rata-rata selama lima hari perdagangan sebanyak 7,5 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
17 menit yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
37 menit yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
9 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
9 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
9 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
10 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved