DPR Serahkan Pelemahan Rupiah ke Pemerintah

Kamis, 12 Februari 2015 - 15:30 WIB
DPR Serahkan Pelemahan...
DPR Serahkan Pelemahan Rupiah ke Pemerintah
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo tidak mempermasalahkan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serika (USD), selama pemerintah khususnya Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro optimis rupiah akan kembali menguat.

"Ya selama ini Pak Menteri masih sangat optimis bahkan beliau yakin tidak sampai tiga tahun akan swasembada, ya kita dukung saja biarlah beliau bekerja. Biarlah mereka melaksanakan tugasnya, kita mengawasi," ujarnya di gedung DPR Jakarta, Kamis (12/2/2015).

Menurutnya, DPR tidak akan mengurangi rasa kritis dan pengawasan terhadap keputusan pemerintah yang optimis bahwa rupiah bisa menguat.

"Kami tidak akan mengurangi rasa kritis kami, rasa pengawasan kami, rasa tanggung jawab kami terhadap apa yang sudah kami putuskan hari ini, dan yang menjadi keputusan pemerintah. Tentunya kalau ada perubahan dolar naik dan sebagainya, saya yakin sudah diantisipasi," ujar dia.

Namun, ketika ditanya anjloknya rupiah karena salah pengelolaan ekonomi pemerintahan Jokowi-JK, Edhy justru tidak sepakat atas anggapan tersebut. "Saya rasa enggak kalau soal pengelolaan ekonomi pemerintah," tandasnya.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap USD hingga siang ini semakin terpuruk seiring terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada pada level Rp12.794 per USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah pada level Rp12.855 per USD, makin melemah dibanding pagi tadi di Rp12.822 per USD. Posisi itu makin anjlok dibanding dengan hari sebelumnya di level Rp12.725 per USD.

(Baca: Rupiah Siang Ini Makin Merosot ke Rp12.855/USD)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
50 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved