Susi Klaim 90% Kapal Asing Ilegal Lenyap

Jum'at, 13 Februari 2015 - 17:43 WIB
Susi Klaim 90% Kapal...
Susi Klaim 90% Kapal Asing Ilegal Lenyap
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mengklaim, kinerjanya selama ini sukses membuat kapal asing yang beroperasi secara ilegal di dalam negeri lenyap hingga 90%.

Dalam paparannya di acara Jakarta Food Security Summit, Susi mengungkapkan langkah konkret yang dilakukan terkait kebijakannya. Walaupun akhir ini ada beberapa kebijakannya yang menimbulkan pro dan kontra.

"Timbulnya pro kontra belakangan tapi ada hasilnya. Dengan adanya pemberantasan illegal fishing, 90% sudah away, 5-7 ribu kapal. Sudah sukses, kita tutup illegal fishing terbesar di dunia, untuk pihak asing sebut incredible job, selesai sebelum seratus hari," ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (13/2/2015).

Berawal dari kebijakan illegal fishing tersebut menurutnya kebijakan awal yang luar biasa. Karena selain meningkatkan potensi kelautan juga meningkatkan kedaulatan negara.

"Melalui satelit, pihak luar tahu berapa ribu kapal yang sudah pergi dari Indonesia. Ini luar biasa. KKP juga mendukung kedaulatan pangan, bagaimana melalui dorong konsumsi per kapita untuk protein," kata dia.

Sekadar informasi, berdasarkan laporan yang masuk ke meja Presiden Joko Widodo, dari 5.400-7.000 kapal asing yang beroperasi di perairan Indonesia, 90% di antaranya ilegal.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Genjot Peluang Investasi...
KKP Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan Selama 2022
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
8 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
42 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved