IHSG Diperkirakan di Rentang Support 5.300-5.355

Minggu, 15 Februari 2015 - 16:17 WIB
IHSG Diperkirakan di...
IHSG Diperkirakan di Rentang Support 5.300-5.355
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan diperkirakan tidak jauh berbeda dengan minggu sebelumnya. Seperti biasa, pasca-menyentuh level tertinggi, laju IHSG cenderung akan terkonsolidasi terlebih dahulu sambil mencermati sentimen-sentimen yang ada.

Meski diharapkan masih ada peluang bagi IHSG untuk melanjutkan kenaikan, namun tetap mewaspadai potensi pembalikan arah seiring adanya aksi-aksi profit taking.

Analis PT Woori Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan pada perdagangan pekan depan, IHSG akan berada di rentang support 5.300-5.355 dan resisten 5.385-5.397. Membentuk pola hanging man mendekati area upper bollinger band (UBB). MACD masih mencoba bergerak naik dengan histogram positif. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali mencoba melanjutkan kenaikan.

"Laju IHSG akhir pekan lalu mampu bertahan di atas area target support (5.250-5.300) sekaligus mampu melampaui area target resisten (5.352-5.364) dan masih mencoba menyentuh target resisten berikutnya," terang Reza di Jakarta, Minggu (15/2/2015).

Seperti diperkirakan sebelumnya, tidak adanya rilis data-data ekonomi AS di awal pekan memberikan sentimen yang datar pada laju bursa saham AS. Pasar cenderung bergerak di zona merah seiring pelemahan pada bursa saham Asia dan Eropa yang turut berimbas pada laju bursa saham AS.

"Kekhawatiran akan penyelesaian utang Yunani, respon negatif atas rilis data perdagangan Tiongkok (China), hingga belum jelasnya view kenaikan Fed rate menjadi penghambat laju bursa saham AS. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan beberapa rilis kinerja keuangan para emiten," jelas Reza.

Laju pasar saham AS sendiri terkena imbas dari pelemahan bursa saham Eropa. Apalagi dibarengi dengan turunnya MBA mortgage application dan meningkatnya cadangan minyak AS yang memicu penurunan lanjutan harga minyak mentah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reli Mulai Terbatas,...
Reli Mulai Terbatas, IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Support 7.100
Prediksi IHSG Pekan...
Prediksi IHSG Pekan Depan: Waspada Koreksi Lanjutan, Cermati Saham-Saham Ini
IHSG Berpeluang Bergerak...
IHSG Berpeluang Bergerak di Kisaran 6.202-6.318 Jelang Rilis Suku Bunga
Jika IHSG Melempem,...
Jika IHSG Melempem, Mainkanlah Enam Saham Ini
Indeks Dirapal Melempem,...
Indeks Dirapal Melempem, Cermati lima Saham Ini
Indeks Dijampi Mengkerut,...
Indeks Dijampi Mengkerut, Pelototi Enam Saham di Bawah Ini
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
36 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved