Laju Pasar Obligasi Diprediksi Lanjutkan Konsolidasi

Senin, 16 Februari 2015 - 15:37 WIB
Laju Pasar Obligasi...
Laju Pasar Obligasi Diprediksi Lanjutkan Konsolidasi
A A A
JAKARTA - Laju pasar obligasi pada pekan ini diprediksi tidak jauh berbeda dengan pekan sebelumnya, yang masih akan melanjutkan pola konsolidasi.

"Meski di pekan ini akan dirilis BI rate, di mana kami perkirakan akan tetap di level saat ini, namun tampaknya pelaku pasar telah price in," kata Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Senin (16/2/2015).

Kendati demikian, dia berharap laju pasar obligasi pada pekan ini bisa lebih baik dari pekan sebelumnya seiring dengan membaiknya sentimen global.

"Sepanjang pelaku pasar tidak banyak melakukan aksi jualnya maka laju pasar obligasi pun tidak akan turun negatif signifikan," ujarnya.

Dengan begitu, jika terdapat pelemahan lanjutan maka diharapkan tidak akan terlalu dalam pelemahannya. Dia memprediksi, laju harga obligasi akan bergerak dengan rentang kurang lebih 50 hingga 150 basis points (bps).

Karena itu, Reza menyarankan kepada pelaku pasar tetap mencermati perubahan dan antisipasi sentimen yang ada.

Sementara itu, pemerintah Indonesia akan kembali melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah pada hari ini. Jumlah indikatif yang dilelang sebesar Rp12 triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015.

Adapun seri-seri yang akan dilelang, yakni seri SPN12160204 (reopening) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo pada 4 Februari 2016; seri FR0070 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 8,375% dan jatuh tempo pada 15 Maret 2024.

Selain itu, seri FR0068 (reopening) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,375% dan jatuh tempo pada 15 Maret 2034.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Dipercaya Terbitkan...
PNM Dipercaya Terbitkan Orange Bond di Indonesia
Perbandingan Obligasi...
Perbandingan Obligasi Syariah vs Konvensional: Prinsip, Imbal Hasil, dan Risikonya
Entitas BRPT Raih Peringkat...
Entitas BRPT Raih Peringkat Investment Grade untuk Green Bond
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Mengintip Kelebihan...
Mengintip Kelebihan Investasi Obligasi Pemerintah di Tengah Ancaman Resesi
BUMA Lunasi Sisa Obligasi...
BUMA Lunasi Sisa Obligasi 2026 Senilai USD212,25 Juta
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
33 menit yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
45 menit yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
1 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
1 jam yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
2 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved