Kemenkeu Berencana Terbitkan SBN Rp424 T

Senin, 16 Februari 2015 - 21:23 WIB
Kemenkeu Berencana Terbitkan...
Kemenkeu Berencana Terbitkan SBN Rp424 T
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada tahun ini akan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) dengan nilai Rp424 triliun. Terdiri dari mata uang rupiah sebesar Rp338 triliun dan mata uang asing sebesar Rp86 triliun.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Robert Pakpahan menerangkan, dari total penerbitan SBN tersebut, ditargetkan sebanyak 84%-92% dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN) dan 6%-8% dalam bentuk SBSN.

"Kami bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan didukung sepenuhnya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkomitmen meningkatkan kepercayaan investor melalui peningkatan transparansi dan likuiditas pasar SBN dalam negeri," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (16/2/2015).

Menurutnya, dengan rencana pemerintah bangun infrastruktur, diperlukan pembiayaan (financing) sehingga kemampuan pihaknya untuk jual SBN diperlukan secara kritikal untuk pembiayaan.

"Kalau dilihat di struktur APBN bisa juga untuk tutup defisit budget tahun ini sebesar Rp222 triliun dan model pembiayaan lainnya melalui non utang adalah penyertaan modal negara (PMN)," jelas dia.

Robert mengatakan, dengan dicatatkannya SBN di BEI, Robert yakin akan semakin menarik investor karena akan tercatat secara transparan.

"Sehingga pencatatan di BEI sangat penting supaya SBN yang kita terbitkan, tercatat, serta diekspos ke investor. Kalau kita tidak catatkan, investor yang mau beli tidak bisa lihat didaftar," jelasnya.

Sementara dalam data BEI menunjukkan dalam tiga tahun terakhir jumlah SBN yang dicatatkan terus bertambah. Sebanyak 137 seri senilai Rp209 triliun di 2012, menjadi 147 seri senilai Rp266 triliun dan USD190 juta di tahun 2013, dan menjadi 197 seri senilai Rp320 triliun dan USD350 juta tahun lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
23 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
Bayar Bunga Warisan...
Bayar Bunga Warisan Jokowi Rp183 T, Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved