Mandiri Tunas Finance Incar Pembiayaan Rp20 Triliun

Selasa, 17 Februari 2015 - 15:19 WIB
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance Incar Pembiayaan Rp20 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Mandiri Tunas Finance (MTF) hingga akhir tahun ini membidik pembiayaan baru sebesar Rp20 triliun atau meningkat 35,13% dibandingkan pencapaian hingga akhir tahun lalu Rp14,8 triliun.

Presiden Direktur Mandiri Tunas Finance Ignatius Susatyo Wijoyo mengungkapkan, perseroan optimistis dapat mencapai target tersebut dengan dukungan pertumbuhan dari pembiayaan sejumlah merek mobil. “Data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) untuk penjualan mobil memang stagnan, tapi untuk beberapa merek dan tipe mobil akan tumbuh misalnya Honda dan Suzuzi, kita juga membiayai penjualan dua merek itu,” kata Susatyo di Jakarta kemarin.

Anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tersebut juga akan memanfaatkan nasabah di induk usahanya. Memanfaatkan pasar dari nasabah Bank Mandiri yang potensial bisa mendorong pembiayaan pada perseroan. “Hingga akhir tahun lalu kami telah memiliki 260.000 konsumen dan 10% berasal dari nasabah Bank Mandiri.

Tahun ini kami bidik 320.000 - 350.000 konsumen dan kontribusi dari Bank Mandiri diharapkan naik hingga 20%,” paparnya. Untuk mencapai target itu, MTF juga akan terus melakukan ekspansi ke daerah potensial, terutama daerah yang belum banyak digarap kompetitor. MTF akan menambah jaringan dengan membuka sebanyak 32 kantor satelit baru dan lima kantor cabang.

“Untuk lima cabang nanti akan hadir di Kalimantan Timur, Sulawesi, dan Kupang. Kalau yang 32 kantor satelit itu kita akan memanfaatkan kantor Bank Mandiri dengan menempatkan satu pegawai. Ini untuk daerah yang jauh dari kantor cabang kita,” papar Susatyo. Sejauh ini MTF memiliki jaringan di 2.200 cabang Bank Mandiri. Pada 2014 MTF telah menambah 11 cabang baru.

Total cabang MTF saat ini menjadi 88 cabang di 27 provinsi, sembilan kantor regional, dan satu divisi COP & Fleet. Sementara itu, Deputy Director Mandiri Tunas Finance Ade Cahyo Nugroho menambahkan, seiring peningkatan pembiayaan, laba bersih perseroan juga ditargetkan meningkat. Perseroan membidik laba bersih sebesar Rp300 miliar hingga penghujung tahun ini atau naik 28,26% dibandingkan capaian hingga akhir tahun lalu sebesar Rp233,9 miliar.

Heru febrianto
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
13 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
31 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved