20 Negara Maju Akan Hadiri World Economic Forum 2015

Rabu, 18 Februari 2015 - 15:39 WIB
20 Negara Maju Akan...
20 Negara Maju Akan Hadiri World Economic Forum 2015
A A A
JAKARTA - Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi mengatakan, di dalam acara World Economic Forum (WEF) 2015, akan dihadiri 20 kepala negara dari beberapa negara maju.

Negara maju di kawasan Asia tersebut seperti China, Jepang, Korea Selatan, Singapura, hingga Australia. Selain itu, even ini juga menghadirkan 650 peserta yang mayoritas datang dari CEO atau Chief Executive Officer dari perusahaan besar. (Baca: Para CEO Dunia Siap Hadiri World Economic Forum).

"Pertemuan akan dilakukan pada perusahaan besar akan bertemu di Indonesia. Indonesia harus memanfaatkan acara ini karena menghadirkan para CEO dunia. Pengusaha kita bisa melakukan networking antar perusahaan," tuturnya di Kemendag, Jakarta, Rabu (18/2/2015).

Even ini akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tema yang diangkat di dalam acara ini juga tepat bagi Indonesia yaitu pendidikan, infrastruktur, hingga teknologi.

Di sektor infrastruktur, Indonesia memerlukan investasi Rp530 triliun, sedangkan pemerintah hanya mampu menyediakan Rp129 triliun. Diharapkan Presiden Jokowi dapat mengundang investor asing menanamkan modal, dan membangun banyak proyek infrastruktur di dalam negeri.

"Melalui acara ini, kita punya kesempatan yang akan digunakan pemerintah Indonesia terutama Presiden kita dalam hal investasi. Policy kita lima tahun ke depan dan mendukung iklim investasi dan potensi investasi dalam lima tahun ke depan. Forum ini sangat tepat, konteks pembangunan sangat luas termasuk infrastruktur," jelas Bachrul.

(Baca: RI Jadi Tuan Rumah Forum Ekonomi Dunia di Asia Timur)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dari Ancaman Resesi...
Dari Ancaman Resesi hingga Polycrisis, WEF Ingatkan Berbagai Risiko Global di 2023
Prabowo di WEF: Diplomasi...
Prabowo di WEF: Diplomasi Ekonomi dan Legitimasi Politik
Dalam Agenda World Economic...
Dalam Agenda World Economic Forum, Menko Airlangga Sampaikan Momen Emas untuk Berinvestasi
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri World Economic Forum 2026 di Swiss Bulan Ini
Paviliun RI di WEF 2023...
Paviliun RI di WEF 2023 Terbesar dalam Sejarah, Bahlil: Biar Nggak Kalah Gertak
Hadiri Forum Ekonomi...
Hadiri Forum Ekonomi Dunia, Dirut BRI Tegaskan Komitmen Dorong Inklusi Keuangan dan Penerapan ESG
Berita Terkini
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
58 menit yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
1 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
11 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
11 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved