Cegah Illegal Fishing, KKP Tempatkan Observer di Laut RI

Rabu, 18 Februari 2015 - 16:44 WIB
Cegah Illegal Fishing,...
Cegah Illegal Fishing, KKP Tempatkan Observer di Laut RI
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menempatkan pemantau kapal penangkap ikan dan pengangkut ikan (observer) dalam rangka memberantas Illegal, Unreported dan Unregulated (IUU) Fishing di perairan laut Indonesia.

Hal tersebut agar sumber daya ikan yang ada di perairan laut Indonesia dapat terjaga, sehingga nelayan lokal dapat memaksimalkan tangkapan ikan mereka.

Dirjen Perikanan Tangkap KKP Gellwynn Jusuf mengatakan, hal ini untuk memastikan ketelusuran (traceability) hasil tangkapan sesuai Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI).

"Tugas observer yaitu melaksanakan pengamatan, pengukuran, pencatatan dan melaporkan kegiatan penangkapan ikan dari kapal penangkap ikan ke kapal pengangkut ikan sesuai format yang ditetapkan," jelasnya di gedung KKP, Jakarta, Rabu (18/2/2015).

Dia mengatakan, tujuan adanya observer tersebut agar mendapatkan data yang objektif dan akurat terhadap kegiatan penangkapan dan pemindahan ikan, yang diperoleh secara langsung di atas kapal penangkap ikan.

Menurutnya, selama ini pengumpulan data statistik perikanan tangkap dijadikan sebagai acuan dan dasar pertimbangan dalam berbagai kebijakan perikanan.

"Data dari pemantauan di atas kapal penangkap dan pengangkut ikan sangat diperlukan, untuk memperkuat data sebagai dasar pengelolaan perikanan tangkap yang dapat mencegah IUU Fishing," terangnya.

Gellwynn menuturkan, penempatan tenaga observer tersebut merupakan kewajiban bagi tiap pemilik kapal yang berukuran di atas 30 gross ton (GT), dan beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan-Negara Republik Indonesia (WPP-NRI).

"Bagi kapal dengan alat penangkap ikan kelompok pancing (seperti longline), kelompok jaring lingkar (seperti purse seine), jaring angkat serta jaring insang," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
50 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
1 jam yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
1 jam yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
2 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
3 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved