Indeks Nasdaq Berakhir Reli Didukung Saham Priceline
Jum'at, 20 Februari 2015 - 07:03 WIB
Indeks Nasdaq Berakhir Reli Didukung Saham Priceline
A
A
A
NEW YORK - Indeks Nasdaq reli untuk sesi ketujuh berturut-turut pada Kamis waktu setempat didukung melonjaknya saham Priceline. Sementara indeks Dow dan S&P 500 kembali melemah mengikuti penurunan saham energi dan proyeksi mengecewakan Wal-Mart.
Kenaikan indeks Nasdaq secara beruntun menjadi yang terpanjang dalam setahun. Adapun saham Priceline Group (PCLN.O) melesat 8,5% menjadi USD1.218,05 setelah melaporkan kinerja kuartalan. Saham ini juga menjadi pemimpin kenaikan terbesar di indeks S&P 500.
Sementara penurunan saham Wal-Mart Stores Inc (WMT.N) membebani Dow setelah perusahaan memangkas prospek penjualan di tengah menguatnya USD. Saham ini turun 3,2% menjadi USD83,52.
Sektor energi di indeks S&P (SPNY) turun 0,8%, dan saham Exxon Mobil (XOM.N) susut 1,7% menjadi USD89,44 karena berlanjutnya koreksi harga minyak untuk hari kedua setelah persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) mengalami kenaikan mingguan terbesar.
Penurunan harga energi telah mengikis keuntungan perusahaan minyak, sehingga banyak perusahaan yang memangkas balanja di tahun ini. Kendati demikian, laba kuartal IV/2014 emiten di indeks S&P 500 secara keseluruhan lebih baik dari yang diharapkan.
"Saya pikir akan tetap menguat. Reli ini semakin meluas, dengan lebih banyak sektor berkinerja kuat yang terlibat," kata Kepala Strategi Teknis di Bolton Global Asset Management Bruce Zaro seperti dilansir dari Reuters, Jumat (20/2/2015).
Sementara ketidakpastian atas prospek dari kesepakatan utang Yunani menambah kehati-hatian investor. Jerman menolak usulan Yunani untuk perpanjangan waktu pinjaman selama enam bulan bagi paket dana talangan.
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 44,08 poin atau 0,24% ke 17.985,77; indeks S&P 500 susut 2,23 poin atau 0,11% ke 2.097,45; dan Nasdaq bertambah 18,34 poin atau 0,37% ke 4.924,70.
Sekitar 6 miliar saham ditransaksikan di bursa AS. Volume itu di bawah rata-rata sepanjang bulan ini sebanyak 7,1 miliar lembar saham.
Kenaikan indeks Nasdaq secara beruntun menjadi yang terpanjang dalam setahun. Adapun saham Priceline Group (PCLN.O) melesat 8,5% menjadi USD1.218,05 setelah melaporkan kinerja kuartalan. Saham ini juga menjadi pemimpin kenaikan terbesar di indeks S&P 500.
Sementara penurunan saham Wal-Mart Stores Inc (WMT.N) membebani Dow setelah perusahaan memangkas prospek penjualan di tengah menguatnya USD. Saham ini turun 3,2% menjadi USD83,52.
Sektor energi di indeks S&P (SPNY) turun 0,8%, dan saham Exxon Mobil (XOM.N) susut 1,7% menjadi USD89,44 karena berlanjutnya koreksi harga minyak untuk hari kedua setelah persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) mengalami kenaikan mingguan terbesar.
Penurunan harga energi telah mengikis keuntungan perusahaan minyak, sehingga banyak perusahaan yang memangkas balanja di tahun ini. Kendati demikian, laba kuartal IV/2014 emiten di indeks S&P 500 secara keseluruhan lebih baik dari yang diharapkan.
"Saya pikir akan tetap menguat. Reli ini semakin meluas, dengan lebih banyak sektor berkinerja kuat yang terlibat," kata Kepala Strategi Teknis di Bolton Global Asset Management Bruce Zaro seperti dilansir dari Reuters, Jumat (20/2/2015).
Sementara ketidakpastian atas prospek dari kesepakatan utang Yunani menambah kehati-hatian investor. Jerman menolak usulan Yunani untuk perpanjangan waktu pinjaman selama enam bulan bagi paket dana talangan.
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 44,08 poin atau 0,24% ke 17.985,77; indeks S&P 500 susut 2,23 poin atau 0,11% ke 2.097,45; dan Nasdaq bertambah 18,34 poin atau 0,37% ke 4.924,70.
Sekitar 6 miliar saham ditransaksikan di bursa AS. Volume itu di bawah rata-rata sepanjang bulan ini sebanyak 7,1 miliar lembar saham.
(rna)
Lihat Juga :