Menperin Sebut Industri Baja Nasional Sekarat

Jum'at, 20 Februari 2015 - 17:17 WIB
Menperin Sebut Industri...
Menperin Sebut Industri Baja Nasional Sekarat
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengungkapkan, industri baja nasional saat ini sedang sekarat. Untuk itu, pemerintah harus mengambil langkah positif untuk industri baja di dalam negeri.

Menurut Saleh, terkait industri baja Indonesia pihaknya masih perlu melakukan pendalaman dalam beberapa kebijakan.

"Nanti perlu ada tim yang merekomendasikan kebijakan sehingga ada tarif bea masuk sebesar 15%. Perlu ada kajian mendalam sehingga industri kita bisa tumbuh sehat," ujarnya, usai Rapat Koordinasi soal industri baja di Kementerian Perekonomian di Jakarta, Jumat (20/2/2015)

Selama ini, lanjut Saleh, beban cost energi cukup tinggi, baik gas maupun listrik untuk perindustrian. Jadi, perlu ada kebijakan pemerintah dalam mengambil revenue di depan dan belakang. "Soal ini, nanti akan dirapatkan pekan depan. Tunggu saja update-nya," tandas Menperin.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Dampingi...
Kemenperin Dampingi Tatalogam Group Menuju Era Teknologi 4.0
SNI Wajib Profil Baja...
SNI Wajib Profil Baja Ringan, Senjata Ampuh Adang Gempuran Impor
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Waspada, Industri Baja...
Waspada, Industri Baja China Mulai Pulih dari COVID-19
Hijaukan Sektor Industri,...
Hijaukan Sektor Industri, Kemenperin Bidik Perusahaan Baja
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
37 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved