Kemendag Segera Tindak Tegas Mafia Beras

Minggu, 22 Februari 2015 - 12:11 WIB
Kemendag Segera Tindak...
Kemendag Segera Tindak Tegas Mafia Beras
A A A
JAKARTA - Keberadaan mafia beras yang merajalela saat ini, diakui Menteri Perdagangan Rachmat Gobel sebagai suatu dampak dari sistem pendistribusian dan pengaturan beras Bulog yang tidak bagus. Menanggapi hal ini, Kementerian Perdagangan akan memberikan tindakan tegas.

Hal ini dikatakan Gobel sewaktu melakukan kunjungan Operasi Pasar (OP) ke Rusun Penjaringan Jakarta Utara pagi ini, bersama Menteri Koperasi dan UKM AAG Puspayoga. "Mafia beras itu, sudah menjadi satu incaran kita, adanya mafia beras kan karena sistemnya yang enggak bagus. Makanya sistemnya harus dievaluasi," ujar Mendag di area Rusun Penjaringan Jakarta Utara, Minggu (22/2/2015)

Rachmat bercerita, ketika dirinya melakukan sidak ke gudang Bulog, ada beras Bulog yang dioplos dan diberikan merek dagang tersendiri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. "Beras itu lalu dijual ke yang lain-lain, ada aja tuh yang begitu. Nah, ini namanya mafia," ujarnya.

Karena hal tersebut, pemerintah akhirnya mengambil tindakan tegas. Dikatakan Mendag Rachmat, beberapa waktu lalu, Dia sudah memberikan sinyal, bahwa Pemerintah tak main-main terhadap kegiatan mafia beras ini.

"Tapi toh sama mereka tidak ditanggapi. Sekarang kalau kita dapati, kita akan pidanakan. Kenapa permintaan pemerintah nggak dilakukan tapi malah mengoplos dengan merek dagang sendiri," pungkasnya.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Israel Resmi Menyerah!...
Israel Resmi Menyerah! Segera Tarik Pasukan dari Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved