Berantas Illegal Fishing, Produksi Ikan RI Meroket

Selasa, 24 Februari 2015 - 15:52 WIB
Berantas Illegal Fishing,...
Berantas Illegal Fishing, Produksi Ikan RI Meroket
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengklaim, kebijakannya untuk menangani kasus illegal fishing, telah membuahkan hasil. Ini berkat kerja sama dengan beberapa lembaga keamanan terkait untuk sama-sama bekerja sama menangani illegal fishing.

Menurutnya, hasil produksi ikan khususnya untuk wilayah-wilayah timur terus meningkat setelah diberlakukannya policy soal illegal fishing. Bahkan peningkatannya mencapai enam kali lipat.

"Yang kelihatan langsung Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sorong, Morotai beberapa kepulauan timur hasilnya kelihatan. Pedagang yang angkut di timur 50 ton per bulan naik 300 ton per bulan. Bahkan ada yang tidak mampu bawa karena kesulitan kapal," katanya, Jakarta, Selasa (23/2/2015).

Selain itu, kebijakan Susi juga mengangkat harga ikan kaleng di luar negeri. Sebelumnya, harga ikan kaleng ekspor mencapai 20% dibanding sebelumnya.

"Kenaikan harga ikan kaleng karena kosong pasar, produk lain ikut naik. Pasar lokal tersuplay mulai ada jenis-jenis ikan," papar dia.

Susi menerangkan, selama ini pekerjaan sebagai nelayan kurang diminati karena susah untuk mencari uang dan kemiskinan. Hal ini dikarenakan pendapatan dari mencari ikan tak sepadan dengan pengeluaran seperti untuk bahan bakar minyak (BBM).

Pihaknya juga menegaskan bahwa, kebijakannya hanya untuk mensejahterakan masyarakat. Bukan untuk melindungi pihak lain yang tak bertanggung jawab.

"Kita melarang-larang saja, moratorium kapal besar, transhipment, kepiting bertelur cantrang. Starting point mensejahterakan dengan pelarangan-pelarangan tadi," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
3 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
17 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
36 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
44 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
57 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved