BEI: Perusahaan Tambang Masih Ragu Lakukan IPO

Kamis, 26 Februari 2015 - 14:11 WIB
BEI: Perusahaan Tambang...
BEI: Perusahaan Tambang Masih Ragu Lakukan IPO
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan perusahaan pertambangan masih ragu melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Saat ini, baru satu perusahaan tambang yang menyatakan minatnya melakukan IPO.

“Memang masih baru satu yang menyatakan minatnya kepada kami," ujar Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Dia menjelaskan, aturan yang dibuat pihaknya bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan mineral dan batu bara yang sudah mendapat Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Operasi produksi dari instansi yang berwenang, baik yang belum berproduksi maupun perusahaan yang sudah sampai pada tahap penjualan.

Di tempat yang sama, Ketua Jurusan Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Profesor Irwandi Arif mengatakan, saat ini dengan turunnya harga komoditas tambang sangat berpengaruh pada kinerja perusahaan. Saat ini dinilai sebagai waktu kurang tepat untuk IPO.

Turunya harga komoditas ini masih akan berlanjut hingga 2016. Selagi menambahkan bahwa aturan diatas harus di lengkapi bahwa perusahaan tambang yang dimaksud adalah yang memiliki cadangan mineral yang signifikan.

"Bagi perusahaan yang telah melakukan eksplorasi namun belum berproduksi masih beresiko terhadap proses geologi sehingga akan berdampak pada besaran cadangannya," kata Irwandi

Seperti diketahui, BEI telah mengeluarkan aturan Nomor I- A-1 tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh perusahaan di bidang pertambangan mineral dan batu bara. Namun, aturan yang mulai berlaku per 1 November 2014 ini belum banyak peminatnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
7 Perusahaan Antre IPO,...
7 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo
5 Perusahaan Antre IPO...
5 Perusahaan Antre IPO Tahun Ini, Cek Daftarnya
Sebanyak 29 Perusahaan...
Sebanyak 29 Perusahaan Siap IPO, Mayoritas Kelas Menengah
Newport Marine Services...
Newport Marine Services IPO, Oversubscribed hingga 60,51 Kali
Cipta Perdana Lancar...
Cipta Perdana Lancar Siap IPO, Penjualan Optimistis Meningkat hingga 20%
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
3 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
4 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
6 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
9 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
11 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
12 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved