Tahun Ini, Waktu Tepat Perusahaan Tambang IPO

Kamis, 26 Februari 2015 - 15:48 WIB
Tahun Ini, Waktu Tepat...
Tahun Ini, Waktu Tepat Perusahaan Tambang IPO
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa tahun ini merupakan waktu yang tepat bagi perusahaan pertambangan untuk melakukan pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) karena sedang menurunnya harga komoditas tambang.

Deputi Komisioner bidang Pengawasan Sektor Riil OJK Poltak Sihotang mengatakan, pembiayaan dalam pengembangan perusahaan di sektor pertambangan membutuhkan alternatif lain selain perbankan, yaitu pasar modal.

Menurut dia, untuk mencari modal dari perbankan lebih sulit karena ketatnya likuiditas saat ini.

"Pasar modal juga memiliki pendanaan yang cukup besar. Pendanaan melalui pasar modal juga bisa dilakukan, terutama untuk memenuhi kewajiban, yaitu bangun smelter. Harga penawaran saham pun masih menarik bagi investor," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Poltak mengakui terdapat risiko bagi investor yang masuk di sektor tambang, antara lain risiko terhadap kebijakan pemerintah, dan pasar serta produk yang tidak dapat diperbaharui dan ketidakpastian penemuan cadangan produksi.

"Harus menambah alat indeks untuk investor bisa memahami investasi," jelas dia.

Menurutnya, pengembangan industri di sektor pertambangan dapat berkontribusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan pemerintah sebesar 5,7% pada tahun ini.

Di samping itu, pendanaan masih dibutuhkan lantaran Indonesia akan membangun pembangkit listrik sebesar 35.000 megawatt (MW) untuk melengkapi infrastruktur listrik dan meningkatkan perekonomian.

"Ini juga diharapkan dengan adanya pembiayaan di pasar modal dapat berkontribusi besar dalam mendapatkan kebutuhan pendanaan," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Usai IPO, Ayam Goreng...
Usai IPO, Ayam Goreng Nelongso Bakal Ekspansi Bisnis ke IKN
BUMN Diminta Perbaiki...
BUMN Diminta Perbaiki Kinerja Sebelum IPO
Dana IPO Dipakai Buat...
Dana IPO Dipakai Buat Rekrut Programmer, WGSH Tancap Gas di 2022
Bukalapak Resmi Melantai...
Bukalapak Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Bersiap IPO, Intip Jadwal...
Bersiap IPO, Intip Jadwal Penawaran PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK)
6 BUMN Gagal Bersinar...
6 BUMN Gagal Bersinar Meski Sudah IPO, Erick Thohir Enggan Merinci Daftarnya
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
36 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved