BEI Kaji Pembentukan Pasar Katalis

Jum'at, 27 Februari 2015 - 06:35 WIB
BEI Kaji Pembentukan...
BEI Kaji Pembentukan Pasar Katalis
A A A
JAKARTA - Direktur Penilaian PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen mengatakan, pihaknya sedang mengkaji pembentukan pasar katalis untuk menampung perusahaan yang membutuhkan pembiayaan dan investor secara spesifik. Di beberapa negera, seperti Kanada, Australia, sudah menampung perusahaan tambang yang sedang dalam tahap eksplorasi.

"Wacana tersebut juga berdasarkan saran dari pelaku pertambangan di Tanah Air, di mana aturan yang ada saat ini, yakni Nomor I--A.1 hanya mengizinkan perusahaan tambang yang telah melakukan eksplorasi," ujar Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Dia menerangkan, pelaku tambang saat eksplorasi justru membutuhkan dana besar. Hal ini mengacu terhadap bursa saham di beberapa negara, pada sektor pertambangan yang telah berlangsung lama.

"Di samping terdapat papan pengembangan bursa pada umumnya, juga terdapat papan bursa katalis. Memang ada negara yang pasar katalisnya berada di bursa efek, namun ada juga yang memisahkan,“ jelasnya.

Dia menuturkan di dalam pasar katalis tidak hanya berisikan perusahaan tambang pada tahapan eksplorasi. Tapi, juga berisikan perusahaan bergerak di energi baru, serta terbarukan, dan perusahaan farmasi.

"Misalnya, ada perusahaan farmasi yang yakin memiiki resep obat aids. Namun, masih butuh dana penelitian. Bisa mencari dana di pasar katalis tersebut,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
9 menit yang lalu
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
44 menit yang lalu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
54 menit yang lalu
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
2 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
2 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
2 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved