Harga Beras Melambung di Sentra Padi

Jum'at, 27 Februari 2015 - 04:28 WIB
Harga Beras Melambung...
Harga Beras Melambung di Sentra Padi
A A A
PASURUAN - Kenaikan harga beras dalam beberapa hari terakhir ini juga dialami sentra padi nasional Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Daerah yang merupakan penyuplai beras nasional itu tak luput dari kenaikan harga.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten Pasuruan, Ihwan mengungkapkan, dengan luasan lahan panen 98.500 hektare, mampu memproduksi gabah sekitar 661.000 ton atau setara 396.600 ton beras/tahun. Sementara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Pasuruan yang berkisar 1,5 juta jiwa, hanya dibutuhkan sekitar 132.200 ton beras.

"Kebutuhan masyarakat Kabupaten Pasuruan hanya sepertiga dari total produksi. Sisanya sekitar 264.400 ton beras dikirim ke luar daerah," ujarnya, Kamis (26/2/2015).

Menurut Ihwan, sebagai salah satu daerah lumbung padi, Kabupaten Pasuruan semestinya tidak terimbas kenaikan harga beras. Namun, stok beras yang melimpah mengikuti kebutuhan pasar yang melonjak.

"Sisa stok beras petani dijual untuk memenuhi kebutuhan pasar luar daerah. Pada saat permintaan tinggi, harga jual beras juga naik," terang Ihwan.

Harga beras ini diperkirakan akan kembali normal pada awal Maret mendatang. Karena pada saat itu, petani sudah mulai panen hingga akhir April-Mei mendatang. Sehingga stok beras masyarakat dalam kondisi aman.

Dalam beberapa hari ini, harga beras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pasuruan mengalami kenaikan. Seorang pedagang di Pasar Warungdowo Kecamatan Pohjentrek, Muzayana, mengatakan, untuk kualitas medium dari sebelumnya Rp8.000/Kg melonjak menjadi Rp10.000/Kg. Sementara beras kualitas premium naik dari Rp10.000/Kg menjadi Rp12.000/Kg.

"Persediaan beras sudah mulai menipis, sedangkan permintaan tetap. Sehingga harga beras naik," katanya.

Guna menstabilkan harga beras di pasaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan segera melakukan operasi pasar beras. Bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Malang, operasi pasar ini diharapkan dapat menekan harga beras pada posisi normal.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog untuk segera menggelar operasi pasar beras di sejumlah daerah untuk menstabilkan harga," kata Kepala Seksi Produksi Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Pasuruan, Gatot Sutanto.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
23 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved