Marwan: Produk Lokal Bisa Minimalisir Impor Beras

Sabtu, 28 Februari 2015 - 20:13 WIB
Marwan: Produk Lokal...
Marwan: Produk Lokal Bisa Minimalisir Impor Beras
A A A
BANTEN - Varitas lokal Padi Kamajaya diharapkan bisa mendukung ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan impor beras nasional. Hal tersebut disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar saat mengunjungi panen raya di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Menurut Marwan, hasil produk pertanian di desa kecamatan Bojong bisa menjadi bagian yang akan diupayakan menjadi BUMDes. "Produknya sudah ada, salah satunya adalah varitas lokal Padi yang menjadi unggulan, jadi harga beras tidak naik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2/2015).

Marwan yang sering blusukan ke beberapa desa, mengakui banyak menjumpai produk unggulan yang dimiliki oleh desa-desa di Indonesia. "Setiap kali saya datang ke desa, saya banyak menjumpai produk unggulan khususnya dibidang pertanian. Jika ini terus berjalan dan di manage dengan baik, yakin swasembada beras bisa tercipta," katanya.

Pada kesempatan tersebut, dia menjelaskan bahwa sumber-sumber pedesaan seperti bidang pertanian harus dikelola dengan baik untuk memberdayakan masyarakat desa.

"Intinya sumber-sumber pedesaan bisa terbedayakan dengan baik. Agar bisa merubah pertanian yang tradisional menjadi lebih baik," imbuhnya.

Atas banyaknya produk unggul pertanian, seperti padi Kamajaya, Marwan berharap Indonesia bisa lepas dari belenggu impor beras. "Bulog harus beli hasil pertanian kita biar petani diberdayakan. Kita minimalisir lah impornya," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
12 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
40 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
52 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved