BI Rate Turun, Sektor Automotif Diprediksi Pulih

Minggu, 01 Maret 2015 - 16:08 WIB
BI Rate Turun, Sektor...
BI Rate Turun, Sektor Automotif Diprediksi Pulih
A A A
JAKARTA - Sektor automotif diproyeksikan akan mendapatkan angin segar pasca penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate).

Analis Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Guntur Tri Haryanto memproyesikan, kondisi sektor automotif ke depannya akan mendapat angin segar dari turunnya BI rate.

"Harga jual bisa diturunkan, yang diharapkan dapat mendorong penjualan," jelasnya saat di hubungi, Minggu (1/3/2015)

Hal itu ditambah dengan kajian yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk merevisi pembatasan uang muka pembelian kendaraan dengan cara kredit.

“Hal tersebut dapat membantu penjualan di sektor ini. Bahkan menurut pelaku industri, peraturan uang muka jauh lebih berdampak bagi industri automotif dibandingkan kenaikan suku bunga,” pungkasnya.

Sebagai catatan, pada kuartal IV/2014, laba perusahaan automotif tertekan karena terjadinya penurunan penjualan ditambah dengan naiknya harga bahan baku dan kenaikan beban operasional.

“Penjualan kendaraan di tahun lalu cenderung flat, dan tren ini sepertinya masih akan terjadi. Para produsen bahkan harus melakukan berbagai upaya untuk mendorong penjualan, sehingga beban marketing pun mengalami kenaikan,” tambahnya

Sektor automotif juga terbebani kenaikan harga bahan bakar, tarif listrik, upah tenaga kerja, serta pelrmahan rupiah, sehingga mendorong beban pokok produksi dan operasional naik cukup tinggi.

“Belum lagi peraturan uang muka minimal, baik melalui pembiayaan biasa atau syariah,” tuturnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Automotif Mulai...
Industri Automotif Mulai Optimistis
Industri Automotif Nasional...
Industri Automotif Nasional Mulai Tumbuh
Optimisme Pasar Mobil...
Optimisme Pasar Mobil Domestik dan Ekspor Menggeliat Pada Kuartal IV
Tiga Tahun Menjabat,...
Tiga Tahun Menjabat, CEO Ford Memutuskan Undur Diri
Asa Insentif Industri...
Asa Insentif Industri Automotif di Tengah Pandemi Corona
Industri Automotif Nyatakan...
Industri Automotif Nyatakan Dukungan Kebijakan Euro 4
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved