Jokowi Dukung KAI Rebut Aset Negara

Jum'at, 06 Maret 2015 - 15:33 WIB
Jokowi Dukung KAI Rebut...
Jokowi Dukung KAI Rebut Aset Negara
A A A
JAKARTA - Vice President Non Railways and Assets PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ahmad Najib mengungkapkan, pihaknya telah mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para menteri dalam kabinet kerja untuk merebut aset negara yang menjadi kepemilikan BUMN perkeretapian tersebut.

Pasalnya, hingga saat ini dari total aset seluas 270 juta m2, baru sekitar 147 juta atau 54% yang telah memiliki sertifikat. Sisanya, masih ada yang dalam proses sertifikasi, digunakan pihak lain tanpa perikatan atau sedang dalam proses pengadilan.

"Presiden dan para menteri sudah kasih dukungan (untuk merebut), kalau itu memang aset kami," ucapnya di Rumah Makan Waroeng Desa, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

Dia mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mendapatkan kembali hak-haknya yang berbentuk aset tersebut. Dukungan dari media sebagai corong informasi pun sangat dibutuhkan KAI, agar aset tersebut dapat segera kembali ke tangan perusahaan pelat merah tersebut.

"KAI berjuang mendapatkan kembali haknya. Kami berprinsip, kalau bukan aset kami, kami tidak akan senggol. Tapi kalau aset kami, maka kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan," terang Najib.

Sekadar informasi, total aset tercatat milik KAI seluas 270.670.874 m2. Dari jumlah tersebut, baru sebanyak 147.512.092 m2 atau 54% tanah yang sudah bersertifikat.

Selain itu, KAI juga tercatat memiliki aset berupa rumah dinas sebanyak 16.424 unit yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.517 unit atau 52% dinyatakan clean and clear, dan dapat diberdayakan KAI.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
7 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
8 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
9 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
9 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
9 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved