Rupiah Anjlok, Jokowi Kembali Kumpulkan Menteri, BI, OJK

Rabu, 11 Maret 2015 - 16:43 WIB
Rupiah Anjlok, Jokowi...
Rupiah Anjlok, Jokowi Kembali Kumpulkan Menteri, BI, OJK
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore ini kembali mengumpulkan beberapa menteri bidang perekonomian dalam Kabinet Kerja, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang hingga kini telah menyentuh Rp13.200/USD.

Pertemuan yang dilakukan di Istana Negara tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Gubernur BI Agus Martowardojo dan Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad.

"Kita berbicara masalah perkembangan ekonomi global yang berhubungan dengan kurs," katanya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Presiden mengatakan, pertemuan tersebut perlu dilakukan meskipun saat ini fundamental ekonomi Indonesia terus mengalami perbaikan. Pasalnya, kendati nilai tukar rupiah melemah, namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menunjukkan tren positif, pasar obligasi yang membaik, serta ruang fiskal yang jauh lebih baik dibanding tahun kemarin.

"Kita semuanya harus optimistis bahwa tahun ini ekonomi kita akan jauh lebih baik. Tetapi kita juga harus waspada. Pada kesempatan ini saya ingin mendengar langsung situasi, meskipun tadi malam kita sudah ketemu. Saya kira sore hari ini lebih baik lagi kalau kita bahas di ruang ini," tandas dia.

Sekadar informasi, semalam setibanya dari kunjungan kerja ke luar kota, Jokowi telah memanggil beberapa menteri ekonomi, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, dan beberapa perwakilan dari kementerian lainnya.

(Baca: Rupiah Berakhir Makin Nelangsa ke Rp13.233/USD)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
6 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
6 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
7 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
7 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
8 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
9 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved