BI Tingkatkan Transaksi Non Tunai TKI

Rabu, 11 Maret 2015 - 22:33 WIB
BI Tingkatkan Transaksi...
BI Tingkatkan Transaksi Non Tunai TKI
A A A
SURABAYA - Bank Indonesia (BI) berupaya meningkatkan kesadaran transaksi non tunai untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Perhatian terhadap TKI karena nilai transaksi pengiriman yang dilakukan mereka menembus USD8,4 miliar atau setara Rp100,8 triliun per tahun.

Upaya penyadaran ini dilakukan BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Tenaga Kerja dan Badan Nasional Penempatan, bersama Perlindungan TKI (BNP2TKI). Instansi ini telah berkomitmen mendukung peningkatan penggunaan transaksi non tunai dan perluasan akses keuangan bagi TKI. Salah satunya adalah dengan memberi edukasi pada pemahaman instansi yang terkait soal ketenagaan kerja di luar negeri.

“Tujuan program ini sebagai upaya peningkatan transaksi non tunai sekaligus penempatan dan perlindungan TKI. Di sini (BI) sebagai otoritas sistem pembayaran,” kata Deputi Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Syarifuddin Basara, Rabu (11/3/2015).

Menurutnya, kewajiban penggunaan non tunai dalam proses pembayaran untuk jasa penempatan dan perlindungan TKI telah tertuang dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 22/2014 tentang Pelaksanaan Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri.

Dari sisi teknologi, sosialisasi mengulas tentang penggunaan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri yang merupakan sistem terpadu, terintegrasi dan terkoneksi dengan sistem perbankan untuk melayani proses pembayaran non tunai dan pendataan calon TKI.

Selain itu, sosialisasi juga mengangkat tentang layanan asuransi bagi TKI serta proses layanan non tunai melalui produk perbankan, yaitu mobile banking, internet banking, layanan ATM dan cabang untuk pembayaran jasa proses penempatan TKI.

“Untuk itu, Bank Indonesia akan melakukan strategi pendekatan melibatkan mekanisme government to goverment dengan pihak bank sentral negara lain. Tujuannya, untuk membuka akses layanan non tunai melalui perbankan,” ujarnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
20 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved