Pemerintah Keliru Rupiah Rp13.200/USD Dianggap Aman

Sabtu, 14 Maret 2015 - 11:40 WIB
Pemerintah Keliru Rupiah...
Pemerintah Keliru Rupiah Rp13.200/USD Dianggap Aman
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pernyataan pemerintah yang menganggap pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) tembus Rp13.200 masih aman, adalah keliru.

Direktur Eksekutif Indef, Enny Sri Hartati menuturkan, pemerintah tidak bisa hanya pasrah melihat nilai tukar rupiah terus loyo seperti ini. Terlebih, dalam kondisi psikologis telah ada kegelisahan di publik dan pelaku usaha.

"Jadi dengan berbagai macam statement pemerintah. Kita menangkap secara psikologis, kalau masyarakat sudah banyak merasakan begitu gelisah, pengusaha menganggap ancaman, tapi pemerintah bilang ini masih wajar. Pemerintah tidak ada effort. Ini yang dikoreksi terlebih dahulu," ujarnya di Jakarta, Sabtu (14/3/2015). (BI: Rupiah Melemah, Likuiditas Perbankan Tetap Baik )

Dia mengatakan, pelemahan nilai tukar mata uang di beberapa negara dunia tidak bisa dijadikan pembanding untuk menganggap pelemahan rupiah adalah suatu yang wajar. Pasalnya, negara-negara tersebut memang memiliki porsi ekspor hingga di atas 100%. Sementara Indonesia masih berkisar 30%.

"Kalau saja Rusia, China, India, Malaysia mengalami pelemahan nilai tukar itu wajar. Karena memang porsi ekspor di atas 100% terhadap pendapatan nasional. Jadi kalau harga komoditas lemah, sampai di bawah level psikologis ya wajar. Karena mereka tekor. Sementara ekspor kita hanya 30%," tandasnya. (Baca: Kumpulan Berita tentang Rupiah)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
5 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
6 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
6 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
7 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
7 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
8 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved