Perlu Pelibatan PPATK-KPK Dalam Seleksi Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 14 Maret 2015 - 09:09 WIB
Perlu Pelibatan PPATK-KPK...
Perlu Pelibatan PPATK-KPK Dalam Seleksi Dirjen Bea Cukai
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan diminta tidak bermain-main dalam memilih jabatan Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Selain diminta melakukan proses lelang jabatan, Menteri Keuangan harus memilih sosok yang memiliki kompentensi dan track record yang baik serta bersih dari titipan pihak lain.

Pelibatan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun dibutuhkn untuk menelisik laporan harta kekayaan calon-calon yang ada, termasuk juga panitia pemilih. Ini diperlukan untuk menjaga marwah integritas pejabat negara.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Muharram menanggapi kabar kurang transparannya proses pemilihan Dirjen Bea dan Cukai.

“Menkeu jangan main-main, selain memiliki kemampuan, track record Ditjen Bea dan Cukai yang baik dan bersih harus dikedepankan. Sebagai salah satu sumber penerimaan negara, Bea dan Cukai itu penjaga border negara dari penyelendupan, Ini jabatan yang strategis,” tuturnya kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (14/3/2015).

Selain syarat-syarat di atas, Ecky meminta sosok yang nantinya menjabat sebagai Dirjen Bea dan Cukai haruslah memiliki jiwa kempimpinan yang bisa merangkul seluruh bawahannya. Ia menekankan, seorang Dirjen Bea dan Cukai harus bisa menjaga kebersamaan di internal Bea dan Cukai sendiri.

“Ini penting, jangan sampai ada penolakan terhadap sosok Dirjen dari internal Bea dan Cukai sendiri. Ini agar kinerja di Bea Cukai sendiri bisa berjalan dengan baik dan arget-target tercapai,” ucapnya.

Ia pun setuju dengan usulan sejumlah pihak agar dalam proses lelang pemilihan Dirjen Bea dan Cukai, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dilibatkan.

“PPATK perlu dilibatkan untuk meneliti dan mengetahui profil transaksi keuangan para calon selama menjabat pada jabatan sebelumnya. Termasuk menganalisis LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelengara Negara),” pungkas Ecky.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
13 menit yang lalu
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
21 menit yang lalu
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
53 menit yang lalu
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
2 jam yang lalu
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
2 jam yang lalu
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved