Jokowi Siap Teken Paket Kebijakan Ekonomi Hari Ini

Senin, 16 Maret 2015 - 15:53 WIB
Jokowi Siap Teken Paket...
Jokowi Siap Teken Paket Kebijakan Ekonomi Hari Ini
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini kembali memanggil para menteri dalam jajaran kabinetnya untuk menggelar rapat kabinet terbatas di Istana Negara, Jakarta. Rapat ini dalam rangka finalisasi paket kebijakan ekonomi untuk memperbaiki posisi current account deficit (CAD) Indonesia.

Ditemui sebelum rapat, Jokowi yang mengenakan setelan batik bercorak dan celana hitam mengaku belum menandatangani paket kebijakan tersebut. Dia pun siap menandatanganinya hari ini, agar bisa segera diimplementasikan. "Belum saya teken, nanti saya teken dulu," singkat dia di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Berdasarkan pantauan Sindonews, hadir dalam rapat tersebut Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Adapun empat paket kebijakan yang akan dikeluarkan Jokowi hari ini adalah:

1. Pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) pengenaan bea masuk anti dumping, dan bea masuk pengamanan sementara (safeguard) untuk produk-produk impor yang terindikasi dumping.

2. Insentif pajak bagi perusahaan Indonesia yang produknya minimal 30% untuk pasar ekspor.

3. Pemberian bebas visa kepada empat negara, yaitu China, Korea, Jepang, dan Rusia.

4. Meningkatkan komponen bahan bakar nabati (BBN) agar impor minyak dan bahan bakar minyak (BBM) bisa dikurangi.

(Baca: Istana Siap Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Sore Ini)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
8 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
40 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved