Rupiah Loyo, Rini Sarankan BUMN Lakukan Internal Hedging

Senin, 16 Maret 2015 - 22:17 WIB
Rupiah Loyo, Rini Sarankan...
Rupiah Loyo, Rini Sarankan BUMN Lakukan Internal Hedging
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyarankan agar perusahaan milik negara alias BUMN dapat melakukan internal hedging. Hal ini mengingat kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang terus loyo hingga tembus di atas Rp13.200/USD.

Dia menjelaskan, internal hedging dimaksudkan agar perusahaan pelat merah yang pendapatannya berbentuk USD, sementara ongkos operasionalnya rupiah bekerja sama dengan BUMN lain yang membutuhkan USD.

"Artinya BUMN-BUMN yang punya pendapatan dalam dolar (USD), tapi costnya atau pengeluarannya dalam rupiah mungkin bekerja sama dengan BUMN yang memang membutuhkan dolar. Itu yang sedang kita kerjakan," terangnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Menurut Rini, dengan melakukan hedging internal risiko fluktuasi USD dapat ditekan. "Pelemahan rupiah ini kan tidak terlepas dari fluktuasi dolar yang sangat menguat di dunia. Jadi mungkin kita memang perlu hati-hati," imbuhnya.

Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini tidak memungkiri upaya lindung nilai (hedging) tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. "Kalau bisa ada hedging dengan cost yang relatif reasonable itu kita dorong. Karena yang jangka pendek ini mungkin membayar bunga, itu yang lebih kita tekankan," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar BUMN yang Punya...
Daftar BUMN yang Punya Utang Jumbo Puluhan Sampai Ratusan Triliun Rupiah
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas...
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas Berkiprah di Lapangan Kerja
Kementerian BUMN Minta...
Kementerian BUMN Minta Relaksasi IPO BUMN, Begini Tanggapan OJK
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved